0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BST Koridor II Dioperasikan, Angkot Solo Takkan Dihapus

Batik Solo Trans (BST) (dok.timlo.net/dhefi)

Solo —  Walikota Solo Hadi Rudyatmo menjamin angkutan kota (Angkot) tidak akan dihapus menyusul pengoperasian koridor II Batik Solo Trans (BST) akhir tahun ini. Angkot-angkot akan difungsikan sebagai angkutan penghubung jalur yang tidak dilalui BST.

Untuk diketahui, pembangunan koridor II BST diikuti dengan penghapusan 20 trayek bus kota. Trayek bus kota dihapus untuk digantikan dengan trayek BST. Nasib bus kota, nantinya akan ditentukan pengusaha otobus yang tergabung dalam PT Bengawan Solo Trans (BST), konsorsium yang mengoperasikan BST di Kota Bengawan.

“Angkot sifatnya sebagai feeder yaitu angkutan pengumpan ke koridor-koridor BST. Dengan demikian, masyarakat yang ingin naik BST, namun tidak dilalui jalur BST dapat menggunakan angkot untuk menuju halte BST,” kata Rudy, panggilan Walikota kepada Timlo.net, Senin (2/9).

Meski akan dilakukan penataan terhadap angkot agar dapat mendukung sembilan koridor BST, Rudy mengaku belum memiliki rencana seperti apa penataan untuk angkot. “Yang jelas, angkot nanti tetap beroperasi, namun diperhatikan armadanya dan diremajakan. Kalau yang reyot tetap harus jalan nanti kan ya malah polusi,” ujarnya.

Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Solo, Abdullah AA mengatakan mendukung langkah pemkot untuk tetap mempertahankan keberadaan angkot. “Jika anggaran memungkinkan, ya nanti dibantu. Angkot itu kan termasuk kesatuan transportasi di Solo. Jadi yang dipikir tidak hanya BST-nya, tapi juga angkotnya,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan angkot tetap diperlukan mengingat tidak semua wilayah di Solo dilalui BST. Dengan adanya angkot akan menyambungkan wilayah yang tidak dilalui jalur-jalur BST.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge