0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Ada Ketegangan dengan Polsuska

Pedagang Asongan Dibiarkan Jualan di Gerbong KA

Pedagang asongan dibiarkan masuk ke gerbong KA Sri Tanjung di Stasiun Klaten (dok.timlo.net/rori)

Klaten  —  Meski tidak diijinkan berjualan di dalam gerbong KA, Puluhan pedagang asongan Stasiun Klaten, Senin (2/9) pagi kembali nekat masuk gerbong KA Sritanjung.

Sejak pagi sekitar tiga puluhan pedagang asongan sudah berkumpul di sekitar Stasiun Klaten, begitu KA Sritanjung Jurusan Lempuyangan Yogyakarta – Surabaya tiba dan berhenti di Stasiun Klaten, puluhan pedagang asongan langsung berbaur dengan penumpang dan ikut masuk ke dalam gerbong KA.

Meski di setiap pintu gerbong ada petugas dari Polsuska, namun mereka membiarkan para pedagang asongan tetap masuk, sehingga tidak terjadi ketegangan antara pedagang dengan Polsuska. Sejumlah petugas dari Polisi Militer (PM) yang berada di stasiun juga terlihat membiarkan aksi pedagang yang masuk ke gerbong KA.

Salah satu pedagang asongan Stasiun Klaten, Sifera Ambarwati (45), mengungkapkan tuntutan pedagang masih seperti dulu. “Kami menuntut ada kebijakan pemerintah agar asongan boleh berjualan di kelas ekonomi. Meski dikenakan retribusi gak masalah asal diperbolehkan berjualan di dalam gerbong KA. Kami gak mau anarki,” ungkap Sifera Ambarwati kepada wartawan.

Sementara itu, terkait aksi pedagang asongan di Stasiun Klaten, pihak PT KAI DAOPS VI Yogyakarta tidak ada yang berani memberikan komentar.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge