0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2 Waduk Kering, Ribuan Hektar Padi Terancam Gagal Panen

Waduk Lalung, Karanganyar yang mulai kering (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Sebanyak 1.300 hektar lahan pertanian yang berada di lima kecamatan di Karanganyar, masing-masing, Kecamatan Karanganyar Kota, Kecamatan Tasikmadu, Kecamatan Jaten, Kecamatan Kebakramat, serta Kecamatan Mojogedang terancam kekeringan dan gagal panen, menyusul menyusutnya air Waduk Delingan dan Waduk Lalung yan merupakan penyuplai utama irigasi di lima kecamatan tersebut.

Pengelola Waduk Delingan, Suharno, kepada wartawan, Senin (2/9) mengatakan, dalam keadaan normal, Waduk Delingan menampung air sebanyak 4,2 juta meter kubik dengan tingkat elevasi 179,10 meter. Namun memasuki musim kemarau ini, volume waduk tinggal 1,679 juta meter kubik. Ditambahkan, agar kebutuhan air untuk para petani tercukupi, pihaknyanya melakukan pengaturan ke masing-masing kelompok tani agar semua tercukupi.

“Kami perkirakan, ketersediaan air di waduk ini tidak akan cukup untuk mengairi sebanyak 1.300 hektar sawah yang tersebar di lima kecamatan tersebut,” katanya.

Sutarno, salah satu petani di Kecamatan Jaten mengaku merasa resah dan khawatir bakal gagal panen, karena musim kemarau yang sudah dirasakan selama sebulan terakhir. Sedangkan tanaman padi mereka rata-rata berumur 35 hari dua atau saatnya rumpun padi untuk mengeluarkan anakan.

“Sepertinya harapan untuk panen sangat tipis. Karena saat ini musim kemarau panas terik, apalagi air dari irigasi juga sudah kering sehingga sawah kami menjadi kering-kerontang,” ujarnya.

Kalau ada air setelah sejumlah petani menyiram tanaman padinya dengan mesin pompa. Namun, itupun tidak maksimal, karena keterbatasan air dan juga modal untuk membeli bahan bakar minyak.

“Jadi, air hanya bertahan selama 12 jam saja. Setelah itu tanah kembali kering,” ujarnya. Karena itu, Sutarno dan para petani lainnya mengaku pesimis dengan hasil panennya bagus dan sesuai harapan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge