0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kekeringan, Petani Cawas Mulai Sedot Air Tanah

Para petani Desa Plosowangi, Cawas, Klaten menyedot air tanah untuk mengaliri sawahnya (dok.timlo.net/rori)

Klaten —  Musim kemarau saat ini mulai mengancam ratusan hektar lahan sawah di wilayah Cawas, Klaten. Kemarau diperparah dengan mulai menyusutnya debit air kali dengkeng, yang dipastikan tidak akan cukup untuk pengairan hingga masa panen.

Untuk mengatasi kekeringan, petani di Desa Plosowangi, Cawas kini mulai menyedot air tanah dengan menggunakan diesel. “Untuk menyedot air dibutuhkan bensin sebanyak 5 liter untuk 12 jam pengoncoran. Bahkan beberapa petani banyak membeli mesin penyedot seharga sekitar Rp 4-5 juta,” ungkap Wido Pratomo (52) kepada Timlo.net, Senin (2/9).

Kekeringan yang melanda petani diwilayah Cawas sudah selalu terjadi saat musim kemarau, sayangnya hingga kini belum ada langkah pasti dari Pemkab Klaten untuk mengatasi kekeringan yang selalu melanda ratusan hektar sawah di wilayah Cawas saat kemarau tiba.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge