0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banyak Warga Miskin Sragen Tak Tahu Sangduta

Kantor Pemkab Sragen. (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Perangkat desa (perdes) diminta proaktif melakukan sosialisasi kepada warga miskin terkait program Santunan Uang Duka Cita (Sangduta).

Kepala Seksi (Kasi) Penanggulangan Kemiskinan Bagian Sosial Ekonomi, Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) Kabupaten Sragen, Suratno, mengatakan banyak warga miskin di Sragen, terutama yang ada di pelosok yang belum mengetahui dana Sangduta.

Suratno menduga perdes setempat kurang maksimal dalam menyosialisasikan dana Sangduta senilai Rp 500.000 tersebut. Dalam beberapa kali kesempatan ketika melakukan survey lapangan banyak warga desa yang belum mengetahui program Sangduta.

“Banyak warga miskin di pelosok yang belum mengetahui program Sangduta. Ini berarti perangkat desa tidak maksimal melakukan sosialisasi. Kami berharap perangkat desa lebih proaktif melayani masyarakat,” kata Suratno kepada wartawan, Sabtu (30/8).

Suratno mengatakan, pendaftaran Sangduta untuk warga yang meninggal periode Februari hingga Agustus 2013 dibuka hingga awal September ini. Pihaknya telah membagikan Surat Edaran (SE) Sangduta periode Februari-Agustus 2013 ke 20 kecamatan di Sragen pekan lalu.

Suratno menjelaskan warga yang mengurus dana Sangduta tidak perlu ke Sragen. Mereka cukup datang ke kantor UPTPK kecamatan di 20 kecamatan di Sragen untuk mengumpulkan berkas. Selanjutnya UPTPK kecamatan akan melaporkan berkas usulan ke UPTPK Kabupaten dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sragen.

“Kami harap semua data sudah masuk hingga batas ditentukan. Soal waktu molor karena masih banyak warga yang belum terdaftar akan kami bicarakan,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge