0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembobol Toko Sogok Polisi Pakai Durian Sekarung

Buah durian (Dok.Timlo.net/ Nanang Rahardian)

Timlo.net — Petugas Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni menahan Budiman (44), tersangka sindikat pembobolan toko. Dia ditangkap saat membawa barang hasil curian melintas di Pelabuhan Bakauheni.

“Tersangka ini diduga kerap beraksi di Kabupaten Pesisir Barat dan Lampung Barat, dan polisi juga menyita puluhan kardus rokok berbagai merek,” kata Kepala KSKP Bakauheni, AKP Harto Agung Cahyono, di Bakauheni, Minggu (1/9) seperti dikutip dari antara.

Agung mengungkapkan, tersangka tertangkap di titik pemeriksaan ‘Seaport Interdiction’ Pelabuhan Bakauheni saat hendak menyeberang ke Pulau Jawa dengan membawa puluhan kardus rokok. Budiman menggunakan truk berplat nomor G-1813-KL pada Sabtu (31/8) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

“Saat akan diperiksa, tersangka mengaku hanya membawa buah durian dan sempat mengiming-imingi petugas dengan akan memberi durian satu karung,” ujar Harto pula.

Namun petugas tetap memeriksa, dan ternyata truk tersebut berisi puluhan kardus rokok curian berbagai merek, seperti Dji Sam Soe, Dunhill, dan Sampurna Mild dengan taksiran senilai Rp 180 juta.

Rokok tersebut, kata dia, berdasarkan keterangan tersangka akan dibawa ke Provinsi Jawa Tengah, sedangkan tempat tinggal tersangka di Desa Sojomerto Kecamatan Roban Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Kernet truk yang berinisial IS (35), berhasil melarikan diri saat petugas melakukan pemeriksaan isi muatan truk itu.

Selain mengamankan rokok, kata Harto, polisi juga menyita barang bukti gunting pemotong baja berukuran besar yang diduga digunakan untuk membobol toko, dan beberapa faktur pengiriman atas nama Lekat Irawan (35), warga Desa Biha Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat.

“Adanya faktur barang itu menguatkan dugaan bahwa puluhan kardus rokok tersebut merupakan hasil curian, mengingat seorang petugas KSKP yang sempat bertugas di Polres Lampung Barang mengenali nama yang tertera dalam faktur itu,” kata dia lagi.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Lampung Barat untuk mengembangkan kasus itu, dan Kapolsek Pesisir Selatan, Iptu Mufian Somad dan Lekat Irawan telah datang ke KSKP untuk melakukan penyelidikan.

Lekat Irawan (35), mengaku bahwa toko miliknya sudah lima kali dibobol dengan kerugian hingga mencapai Rp750 juta.

Pada Sabtu (30/8) dini hari lalu, toko saya kembali dibobol kawanan pencuri. Para pencuri menggasak puluhan kardus rokok berbagai merk, ujarnya di kantor KSKP Bakauheni.

Dia menambahkan, biasanya kawanan pencuri masuk ke dalam tokonya dengan memutus gembok pintu geser dan kabur membawa puluhan kardus rokok.

sumber : merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge