0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kecelakaan Maut di Kebakkramat, Santoso Sopir Berpengalaman, Dikenal Baik

Karanganyar — Sopir taksi Kosti Solo AD 1094 DA, Santoso, korban meninggal dalam kecelakaan di Waru, Kebakkramat, Karanganyar dikenal baik diantara rekan-rekan sopir taksi. Almarhum juga tidak pernah bermasalah di peusahaan.

Hal tersebut dikemukakan pengelola Kosti Solo, melalui Sekretarisnya, Agus Marheno. Dikatakannya, keberangkatan Santoso mengantarkan penumpang ke Sragen terpantau oleh oleh kantor Kosti Solo yang berada di Mojosongo tersebut.

“Pak Santoso mengantar dua penumpang ke Sragen itu resmi dan terpantau oleh kantor. Kami juga kaget ketika mendengar kabar taksi yang dikemudikannya mengalami kecelakaan,” terangnya.

Dijelaskannya, Santoso merupakan sopir berpengalaman dan selalu mematuhi aturan lalu lintas. Menurutnya, selama 15 tahun bergabung dengan Kosti Solo, Santoso tidak pernah bermasalah.

“Terus terang kami sangat kehilangan. Pak Santoso merupakan pribadi yang baik,” ujarnya.
Ketika disinggung apakah seluruh korban akan mendapatkan asuransi, Agus mengatakan, seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun korban selamat, memperoleh jaminan asuransi Jasa Raharja.
“Semuanya akan mendapat santunan asuransi. Tapi berapa jumlahnya, kita belum tahu,” pungkasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut yang menewaskan dua orang, Sabtu (31/8) terjadi di jalur tengkorak, Jalan raya Solo-Sragen KM 14, di Desa Waru Kecamatan Kebakramat. Dua korban tewas tersebut, masing-masing, pengemudi taksi Santoso (53) warga Dawung Wetan, Danukusuman, Kecamatan Serengan, Solo, serta penumpang taksi, Qoriah Nurhayati Putri, warga Jalan Blimbing 14 Rt 3 Rw 20, Ngringo, Jaten Karanganyar, sedangkan Desi, warga Mojosongo meski terjepit, namun dapat diselematkan dan saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit Dr Oen Kandangsapi Solo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge