0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perangkat Rangkap Jabatan, Pelayanan Pemerintahan Desa Tak Maksimal

Ketua Komisi A DPRD Wonogiri, Soetarno SR, (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Pelayanan pemerintahan desa di Wonogiri dikatakan berjalan kurang maksimal. Banyaknya perangkat desa yang merangkap jabatan, disebut-sebut sebagai penyebabnya.

“Kami sudah terlalu sering menerima keluhan dari desa mengenai kekurangan perangkat desa. Banyak perangkat yang merangkap jabatan, satu kadus mengampu 2 atau 3 dusun, demikian pula perangkat kaur (kepala urusan) lainnya. Terbatasnya perangkat desa ini membuat pelayanan di desa tidak maksimal,” kata Ketua Komisi A DPRD Wonogiri Soetarno SR, melalui telepon, Minggu (1/9).

Dirinya selanjutnya mengatakan akan berupaya memperjuangkan usulan anggaran untuk pengangkatan perangkat desa baru itu. Bahkan, sudah cukup lama komisi A minta kepada pemerintah untuk mengisi jabatan-jabatan perangkat desa yang kosong tersebut.

Terpisah, Kabag Pemerintahan Desa Setda setempat, Sriyono menyebut tahun 2014 mengusulkan mengangkat 150 perangkat desa. Padahal kebutuhan riil mencapai 300-an orang. Keterbatasan anggaran disebutnya yang menjadi penyebab pemerintah tidak bisa secara serentak mengangakat seluruh kebutuhan itu.

“Memang banyak kepala dusun (kadus) yang harus merangkap jabatan. Satu kadus mengurusi dua bahkan tiga dusun. Kondisi yang sama juga terjadi pada kepala urusan (kaur),” ujar Sriyono.

Soal usulan anggaran untuk pengadaan perangkat desa baru, dia menyebut angka Rp 3 miliar. Anggaran tersebut hanya cukup untuk 150 perangkat desa baru meski riilnya membutuhkan 300 orang.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge