0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

10 Komunitas Terminal Ramaikan Kirab Budaya Srawung Tirtonadi

Kirab Srawung Tirtonadi. (Dok.Timlo.net/ Daryono.)

Solo — Halaman parkir belakang Terminal Tirtonadi yang biasanya menjadi tempat parkir kendaraan roda dua, Minggu (1/9) sore, berubah dipadati warga sekitar. Tidak hanya warga sekitar, kru agen penjualan tiket dan beberapa calon penumpang tampak antusias menyaksikan Kirab Budaya Srawung Tirtonadi.

Kirab yang digelar pertama kali oleh pengelola Terminal Tirtonadi tersebut dilepas oleh Walikota Solo Hadi Rudyatmo dengan melepas burung merpati hitam. Turut mendampingi Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Yosca Herman Sudrajat.

Beragam kreasi budaya ditampilkan oleh 10 komunitas terminal dan juga lima komunitas budaya kelurahan. Di barisan pertama adalah peserta kirab yang mengusung tandu lambang negara Pancasila dan juga pengibar bendera merah putih. Kemudian disambung dengan komunitas yang membawa tumpeng. Selain itu ada pula ogoh-ogoh, lembu suro dan juga kesenian reog ponorogo.

Kirab mengambil rute dari halaman parkir belakang terminal kemudian ke Jl Ahmad Yani kemudian belok kiri di Jl MT Haryono dan kemudian kembali ke halaman parkir.

Kirab yang juga untuk memperingati HUT RI Ke- 68 itu diikuti tidak kurang 1000 peserta dari 10 komunitas di Terminal Tirtonadi baik komunitas ojek, himpunan pedagang kios, himpunan bus malam, himpunan kuli angkut, himpunan travel, himpunan pengayuh becak. Selain itu turut berpartisipasi pula lima komunitas budaya dari lima kelurahan di Kota Bengawan. Kepala UPTD Terminal Tirtonadi MV Djammila juga ikut langsung dalam kirab tersebut dengan memerankan karakter Limbuk.

“Limbuk itu sebagai abdi yang harus kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas untuk memenuhi keinginan masyarakat,” kata Djamila kepada Timlo.net saat ditemui sebelum pelepasan kirab.

Dengan kirab itu, pihaknya juga bermaksud mensosialisasikan Terminal Tirtonadi yang saat ini telah berubah dari image yang dulu.

“Perilaku, fasilitas dan pelayanan yang lebih baik. Terlebih dengan pembangunan terminal baru ini,” tuturnya.

Sementara, Walikota Hadi Rudyatmo mengatakan kirab budaya tersebut merupakan bentuk kreasi memeriahkan HUT RI ke-68. Pihaknya berharap kedepan kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan dengan melibatkan masyarakat yang lebih luas.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge