0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Kedelai Capai Rp 9300 per Kg, Ukuran Tahu Makin Diperkecil

Pabriik Tahu di Boyolali. (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Harga kedelai yang terus mengalami kenaikan,membuat pengrajin tahu dan tempe memutar cara untuk bisa mensiasati kenaikan harga yang terus terjadi. Langkah ini dilakukan untuk menekan angka kerugian yang semakin besar akibat kenaikan harga kedelai. Salah satu cara yang dilakukan pengrajin adalah memperkecil ukuran tahu. Harga kedelai saat ini Rp 9300 perkilogram.

Hanya saja, perajin masih mengkhawatirkan bila ukuran diperkecil akan memengaruhi omset pendapatan. Mereka khawatir bila ukuran terlalu kecil, tahu tidak akan laku. Sementara untuk menaikan harga, perajin mengaku kesulitan,mengingat saat harga bbm naik, mereka sudah menaikan harga.

“Bingung bagaimana mensiasati, untuk saat ini ukuranya diperkecil dulu, kalau tidak laku, nanti kita cari solusi lagi,” ungkap Paijo, pengrajin tahu asal Boyolali, Minggu (1/9).

Sementara Sri, perajin tahu asal Bendan Banyudono, sejak kedelai harganya naik, dirinya langsung memperkecil ukuran tahu. Sebelum harga kedelai impor naik, 2 kilogram kedelai diolah menjadi 40 potong irisan besar, namun setelah harga kedelai naik, potongan irisan tahu menjadi 52 potong. Sedangkan tahu ukuran sedang, dari 2 kilo kedelai sebelumnya diolah menjadi 100 potong sekarang menjadi 120 potong. Kalau tahu kecil dari 2 kilo kedelai sekarang menjadi 230potongan dari sebelumnya hanya 200 potong.

“Kalau tidak begitu,kita nanti yang rugi,” tandasnya.

Pedagang tempe di Pasar Ampel kini telah menaikkan harga jualnya sebagai langkah mensiasati kenaikan harga tempe saat ini.Tempe dalam bungkusan plastik ukuan besar dari Rp 2.500/bungkus sekarang naik menjadi Rp 3.000/bungkus. Tempe ukuran plastik sedang dari Rp 1.000/bungkus sekarang naik menjadi Rp 1.500/bungkus.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge