0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Struktur Lapisan Waduk Wonogiri Berubah

Telaga kering di Wonogiri (Dok.Timlo.net/ Aris Arianto)

Wonogiri — Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Wonogiri membuat hipotesis soal cepatnya air menyusut di sejumlah telaga dan waduk yang ada. Dugaannya, struktur lapisan dasar waduk dan telaga mengalami perubahan.

Berubahnya struktur lapisan dasar waduk dan telaga akan membuat peresapan air akan lebih meningkat ketimbang kondisi normal. Faktor curah hujan tinggi ditengarai menjadi penyebab dari perubahan struktur tersebut.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Sri Wahyu Widayato ketika dihubungi, Minggu (1/9) saat ditemui di kantornya akhir pekan lalu.
“Telaga atau waduk yang menyusut airnya secara lebih cepat, mungkin saja karena perubahan struktur lapisan tanah di bawahnya,” kata Wahyu.

Mantan Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ini mengungkapkan, penyebab perubahan struktur tanah ini merupakan hasil seminar yang diikutinya beberapa waktu lalu. Seminar membahas soal struktur lapisan tanah. Salah satunya tentang curah hujan tinggi yang mengubah struktur lapisan tanah di dasar waduk, telaga dan lainnya.

“Contohnya sebuah ceruk yang berkapasitas satu meter kubik yang secara normal menahan beban sebesar itu selama 6 bulan. Tapi, karena hujan lebih lama, menjadikan dasar ceruk akan menahan beban tekanan air yang lebih lama. Inilah yang membuat kemungkinan perubahan struktur lapisan tanah terjadi. Padahal seperti diketahui curah hujan di Wonogiri pada beberapa musim penghujan ini cukup tinggi,” papar Wahyu.

Kendati seperti itu, dia menegaskan hal tersebut masih hipotesis. Untuk kepastiannya butuh penelitian akurat.

Sebagaimana diwartakan, sebagian besar telaga dan waduk di Wonogiri mengalami penyusutan air secara cepat. Padahal musim kemarau baru saja dimulai.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge