0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

‘Undisclosed Territory #7’ Ingin Populerkan Performance Art

Karolina Nieduza, perempuan asal Polandia beserta anak dan seorang rekannya pentas di Museum Radya Pustaka, Solo, Minggu (2/6). (Foto Ilustrasi). (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Karanganyar — Acara bertaraf internasional, “Undisclosed Territory #7” bakal digelar, Selasa (27) hingga Sabtu (31) Agustus 2013. Acara yang menginjak kali ketujuh itu akan disajikan berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini akan digelar sejumlah workshop dari seniman-seniman kelas dunia tentang performance art.

“Ini untuk membuka batasan-batasan dan persilangan antara performance art, seni rupa dan seni pertunjukan, melalui penyajian karya-karya performance art, screening dokumentasi performance art, workshop dan diskusi,” ucap Fasilitator Event ‘Undisclosed Territory #7’, Melati Suryodarmo kepada Timlo.net, Selasa (20/8).

Dijelaskan, dalam penyelenggaraannya nanti akan dihadiri sejumlah seniman-seniman berbakat baik dari dalam maupun luar negeri, seperti Polandia, Canada, Hongkong, Meksiko, dan Singapura. Tercatat sedikitnya ada 18 seniman dari luar negeri yang mengikutinya. Sementara, untuk workshop yang diadakan rencananya akan menghadirkan sejumlah seniman yang kompeten di bidang performance art.

“Tanggal 27-28 akan digunakan sebagai workshop tentang performance art dengan mengundang seniman performance art yang berkompeten. Sisanya akan digunakan untuk presentasi karya para seniman yang ikut di event ini,” papar putri Suprapto Suryodarmo itu.

Dirinya berharap, dengan diadakannya event yang menginjak kali ketujuh ini dapat lebih memasyarakatkan performance art di kalangan masyarkat Kota Solo. Karena selama ini dirinya menilai performance art yang juga merupakan salah satu cabang seni tentang luapan ekspresi diri kurang dikenal dan populer. Padahal, di negara-negara maju performance art telah dikenal luas dan berkembang pesat.

“Kami ingin memasyarakatkan seni ekspresi diri yang disebut performance art. Dimana seni tersebut kurang dikenal di Solo. Padahal untuk negara-negara maju, seni ini diakui dan banyak diminati,” pungkas Melati.

‘Undisclosed Territory #7’ sendiri rencananya akan digelar di dua tempat yakni area Padepokan Lemah Putih dan Laboratorium Performance Art Plesungan di Desa Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge