0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Daerah Istimewa Surakarta

Badan Penyelidik Resmikan 31 Posko DIS di Klaten

Klaten – Pengurus Badan Penyelidik Usaha Persiapan Keistimewaan Surakarta (BPUPKS) meresmikan 31 posko di Kabupaten Klaten.

Mereka tersebar di 26 kecamatan. Kegiatannya melakukan administrasi untuk mendukung penuh persiapan Solo menjadi Daerah Istimewa Surakarta (DIS). Dimana wilayah Propinsi DIS meliputi Subosuko Wonosraten (Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten).

”Keistimewaan DIS terletak pada bidang budaya. Menolak keberadaan Propinsi DIS berarti melanggar UUD 1945 Pasal 18,” kata Ketua BPUPKS, Sutardi SH disela acara sosialisasi dan peresmian posko yang digelar di Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Sabtu (29/1).

Persiapan posko ini, lanjut Sutardi, sekaligus dalam rangka mewujudkan Propinsi DIS yang merupakan amanat konstitusi yang terus dijalankan oleh segenap warga negara Indonesia.

Sementara itu, Pengageng Sasana Wilapa Keraton Surakarta Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Wandansari atau Gusti Raden Ayu (GRAy) Koes Moertiyah menambahkan, sifat istimewa dari Daerah Surakarta tak mungkin dapat dihapuskan karena ketentuan itu ada dalam Pasal 18 UUD 1945.

“Selain itu, juga adanya Piagam kedudukan dari Presiden RI kepada Susuhunan Paku Buwono (PB) XII sebagai kepala DIS,” imbuh putri mendiang PB XII yang biasa disapa Gusti Mung dan kini duduk di Komisi II DPR RI itu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge