0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Berburu Berkah dari Perayaan Yaqowiyyu

Klaten – Sebagai agenda tahunan, puncak perayaan Yaqowiyyu selalu memikat perhatian sebagian besar warga Kabupaten Klaten dan sejumlah warga dari berbagai daerah.

Jumat (21/1), puluhan ribu warga telah memadati kawasan Makam Kyai Ageng Gribig, Jatinom, Klaten. Para peziarah itu terus berdatangan dari berbagai daerah, seperti Boyolali, Solo, Wonogiri, maupun Jogjakarta.

Selain mengunjungi pemakaman, mereka juga bermaksud untuk berebut gunungan apem yang disebar dalam tradisi tahunan Yaqowiyyu atau Saparan (Jawa).

Mereka percaya, apem-apem yang disebar itu bisa mendatangkan berkah dalam kehidupan. “Siapa yang bisa mendapatkan apem ini akan beruntung dalam usahanya,” kata Ermi Kartini (45) pengunjung asal Boyolali yang sempat mendapatkan sebuah apem.

Menurut Ermi, apem yang didapat itu nantinya akan ditanam dipematang sawah miliknya, dengan harapan tanaman padi bisa tumbuh subur. “Hampir setiap tahun saya datang ke Jatinom saat Yaqowiyyu,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan, Tri Hartono (51) warga Juwiring, Klaten. Menurutnya, kue apem itu bisa memperlancar rejeki bagi siapa yang berbisnis dalam perdagangan. “Umpamanya saja untuk toko atau sejenisnya, dengan dipasangi apem hasil sebaran ini nanti bisa laris. Karena apem-apem ini sudah diberi doa,” katanya.

Berbeda dengan Priyono (40) warga Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Klaten. Ia datang ke Jatinom hanyalah ingin melihat dari dekat prosesi perayaan Yaqowiyyu. “Kalau saya tidak percaya apem yang disebar itu bisa mendatangkan berkah. Karena rejeki seseorang sudah ada yang mengatur,” katanya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge