0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Gruduk Polres, Warga Tuntut Penuntasan Kasus Sengketa dengan Delta Merlin

Sejumlah warga Dukuh Pabrik, Desa Pondok, Kecamatan Grogol, mendatangi Mapolres Sukoharjo, Kamis (28/2). (dok.timlo.net/sahid b sutanto)

Sukoharjo — Sejumlah warga Dukuh Pabrik, Desa Pondok, Kecamatan Grogol, mendatangi Mapolres Sukoharjo, Kamis (28/2). Mereka meminta kejelasan status laporan mereka 8 bulan lalu, tentang kasus pemalsuan data oleh PT Delta Merlin.

Mahmud Anwar, salah satu warga, menjelaskan, kedatangan mereka ke Mapolres adalah untuk menindaklanjuti laporan mereka ke Polres Sukoharjo 8 bulan lalu. Pasalnya hingga saat ini, pihaknya tidak pernah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Perkara (SP2P).

“Kami ingin mempertanyakan sampai dimana penanganan kasus yang kami laporkan 8 bulan lalu. Seharusnya kami menerima SP2P terkait perkembangan perkara. Namun hingga saat ini, kami tidak pernah menerimanya,” ujar Mahmud.

Ketua BPD Desa Pondok, Sartono, yang juga ikut ke Mapolres mengatakan, sebelumnya warga telah melayangkan laporan terkait pemalsuan data oleh PT Delta Merlin. PT Delta Merlin di anggap merampas hak warga, lantaran menggunakan lahan seluas 2413 m2 yang merupakan hak milik atas nama Reso Dikromo tanpa adanya kesepakatan dengan pemilik lahan yang kini adalah Sugiyarto.

“PT Delta Merlin mendirikan bangunan di sawah atas nama Reso Dikromo atau fatimah yang statusnya telah di beli oleh Sugiyarto. Padahal tidak ada kesepakatan sebelumnya terkait penggunaan lahan itu. Pemilik juga tidak pernah menerima kompensasi. Tiba-tiba lahan tersebut berada di kawasan pabrik milik delta merlin. Sementara Delta Merlin mengklaim berhak atas tanah tersebut dan mengaku memiliki dokumen resmi karena telah membelinya dari PT PSP,” ujar Sartono.

Petani sangat dirugikan akibat beralihnya lahan produktif tersebut. Sejak 2 tahun, lahan sawah itu tidak dapat ditanami. Padahal setiap kali panen, dari lahan itu dapat menghasilkan Rp 6 juta hingga Rp 8 juta.

“Kami minta kasus ini di tuntaskan. Dan tanah kami di kembalikan,” tutur Sugiyarto, mantan Kepala Desa Pondok yang menjadi pemilik lahan saat ini.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge