0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Antisipasi Maraknya Pencurian

Petani Cabe Bekali Diri dengan Senapan Angin

Klaten – Petani cabe di Klaten menjaga ketat tanaman cabe yang mulai memasuki masa panen. Bahkan mereka melengkapi dirinya dengan senapan angin.

Setiap malam sejumlah petani cabe di Dusun Sumber Kulon, Desa Sumber, Kecamatan Trucuk, Klaten secara bergantian meronda kebun cabe untuk mencegah kasus pencurian, menyusul meroketnya harga cabe yang kini menembus Rp 75 ribu per kilogram.

Hadi Prayitno (45), salah satu petani cabe mengaku setiap malam tidur di gubug yang dibangun di tengah ladang cabe seluas 2.300 meter persegi. Ladangnya yang terletak jauh dari pemukiman warga memang rawan pencurian. ”Pencuri tidak hanya mengambil cabenya saja tapi memotong sekalian tangkainya,” ujarnya disela-sela ronda, Jumat malam (7/1).

Mereka menjaganya hingga 24 jam secara berkelompok. Dalam penjagaannya itu para petani cabe membekali diri dengan senapan angin. “Senapan angin ini memang untuk mengantisipasi nekatnya para pencuri cabe,” katanya.

Hadi memperlakukan tanamannya dengan istimewa sebab komoditas sayuran tersebut saat ini menjadi barang mewah. Ia khawatir buah cabe dicuri, sebab setiap kali harga cabe meroket, kasus pencurian cabe di wilayah itu marak.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge