0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jumat, Forum Mediasi Karanganyar Ajak Dialog Oknum Nabi Palsu

Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adjie Wibowo (dok.timlo.net/nanang rahardian)

Karanganyar — Keberadaan nabi palsu yang tengah menjadi perbincangan di wilayah Karanganyar agaknya mulai menemukan titik terang. Forum Mediasi Karanganyar mengagendakan pertemuan dengan oknum yang mengaku nabi tersebut di Masjid Agung Karanganyar pada Jumat besok (15/2).

Kapolres Karanganyar AKBP Nazirwan Adjie Wibowo menuturkan agenda  pertemuan dengan oknum nabi palsu tersebut merupakan tindaklanjut dari upaya penelusuran yang dilakukan oleh Forum Mediasi Karanganyar beberapa pekan terakhir ini. “Setelah menempuh berbagai tahap penelusuran, akhirnya kini sampai pada tahap klarifikasi. Itu rencananya digelar Jumat besok (15/2),” ungkapnya saat ditemui wartawan Rabu (13/2).

Kapolres menambahkan, dalam pertemuan nanti, Forum Mediasi Karanganyar ingin mendengar lebih jelas dari orang yang mengaku nabi tersebut mengenai ajarannya yang selama ini disinyalir telah menyimpang. “Nanti yang bersangkutan akan dipertemukan dengan sejumlah tokoh dan ulama di Karanganyar. Dan diminta untuk menerangkan secara gamblang, ajaran dan keyakinan yang dianutnya selama ini. Jadi akan menanyakan banyak hal, kisaran tentang aliran ini, seperti adanya pengakuan nabi dan penyimpangan akidah itu benar apa tidak,” tukasnya.

Terkait keberadaan oknum nabi palsu tersebut, memang telah menjadi pembahasan dan penyelidikan oleh Forum Mediasi Karanganyar sejak dua pekan terakhir. Forum tersebut terdiri dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Dewan Masjid, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta Kementerian Agama (Kemenag) Kanwil Karanganyar. “Jadi yang paling pokok dalam pertemuan nanti adalah penyelesaian dan pengambilan keputusan terbaik atas masalah tersebut. Sebab masalah ini sudah cukup lama sampai pencetusnya sendiri telah meninggal dunia,” tegasnya.

Dalam pertemuan itu, Adjie berjanji akan hadir dan turut serta. Pihaknya pun siap memberikan dukungan penuh dan menghormati atas keputusan yang bakal diambil oleh Forum Mediasi Karanganyar nantinya. “Apa yang menjadi pembahasan sebelumnya tidak perlu saya detailkan lagi, yang penting respon dari yang bersangkutan atas undangan pertemuan ini nanti seperti apa,” tukasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge