0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2011, Tarif PDAM Klaten Naik 30%

Klaten – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klaten pada awal tahun 2011 ini menaikan tarif dasar sebesar 30% kepada pelanggan. Kenaikan tarif tersebut, untuk menutup biaya operasional minimal.

Direktur Utama PDAM Klaten Ambar Muryati beralasan kenaikan tarif tersebut dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, baik peningkatan kualitas, kuantitas, maupun kontiunitas, sekaligus dalam upaya menjaga eksistensi PDAM.

Pertimbangannya, kata Ambar, pendapatan dari penjualan air dengan tarif lama yakni Rp 800 per meter kubik untuk kota dan Rp 750 per meter kubik untuk ibukota kecamatan (IKK), berlaku sejak Nopember 2008, sudah tidak memungkinkan lagi untuk menutup semua kewajiban perusahaan. “Sebab tarif tersebut masih jauh dari harga pokok air (HPA) yang seharusnya sebesar Rp 2.553 per meter kubik,” papar Ambar, Jumat (7/1).

Dia mengatakan, penyesuaian tarif PDAM sebesar 30% itu untuk kota maupun IKK. Ambar mencontohkan, misalnya untuk kota, tarif lama bagi rumah tangga 1 yakni Rp 600 per 10 meter kubik pertama naik menjadi Rp 800. Sedangkan tarif untuk IKK rumah tangga 1 yakni Rp 550 naik menjadi Rp 750 per 10 meter kubik pertama.

Ambar menjelakan, besar nilai tarif yang sekarang ini diterapkan sudah tidak mencukupi dan menutup biaya operasional minimal PDAM. Mengingat tuntutan masyarakat dengan pelayanan prima, sambung dia, tarif PDAM harus disesuaikan.

“Kenaikan tarif PLN dan kebutuhan pokok lainnya baik harga bahan kimia maupun harga bahan dasar seperti besi yang mencapai dua kali lipat menambah berat beban operasional PDAM,” kata Ambar.

Untuk itu, lanjut dia, diperlukan biaya tambahan untuk memperbaiki kualitas, kuantitas, maupun kontiunitas penyediaan air bersih sesuai tuntutan masyarakat dan pelanggan dalam rangka peningkatan pelayanan PDAM dengan membuat bangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA).



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge