0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Face Painting

Bim Salabim, Wajah Anda Berubah Jadi Zombie

Painting Face di CFD beberapa waktu lalu (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo — Anda ingin menjadi zombie, vampir, harimau? Gampang caranya, mintalah pakar face painting untuk melukis wajah Anda. Bim Salabim, wajah Anda bakal berubah.

Lukis wajah atau face painting, mungkin agak asing bagi sebagian masyarakat. Seolah-olah, kesenian ini berkiblat pada kesenian barat, seperti halnya body painting. Namun, jangan salah, face painting sebenarnya sudah ada di Indonesia lewat berbagai kesenian tradisi.

“Ada orang yang mencibir itu budaya luar negeri. Padahal, budaya Indonesia banyak yang menerapkannya, misalnya wayang orang, Punokawan itu juga memakai face painting,” papar salah seorang face painter, Agustin W, Minggu (18/11).

Face painting selama ini lebih dikenal banyak orang dengan tato non-permanen. Pasalnya, material cat yang digunakan untuk face painting memang bisa dengan mudah dihilangkan. Hanya dengan air saja, lukisan sudah bisa dibersihkan dari wajah atau tubuh.
Maka tak mengherankan jika di Car Free Day (CFD) setiap Minggu pagi, aksi ini selalu mengundang minat banyak orang.

Dengan berbekal rasa penasaran, sejumlah pengunjung CFD yang melintas berhenti untuk menyaksikan tangan-tangan yang cekatan melukis wajah. Awalnya hanya sedikit yang merasa tertarik, tetapi semakin lama makin banyak orang berkerumun usai melihat hasil karya yang dihasilkan.

Berbagai bentuk kreasi seni seperti bunga, kupu-kupu, macan, laba-laba,  zombie, hingga singa dilukis dengan media wajah ataupun bagian tubuh lainnya. Pengunjung, utamanya anak-anak terlihat cukup antusias menikmati hasil karya tersebut.

Di Indonesia, seni face painting bisa dibilang belum terlalu populer. Sejumlah pengunjung yang mampir penasaran mengaku masih asing dengan seni ini. Kali ini bersama beberapa kawan yang menyukai face painting, Agustin yang memiliki lapak face painting Etsa ini, sengaja datang dari Semarang untuk memperkenalkan seni lukis ini kepada warga Solo lewat ajang CFD.

“Saya menyukai ini (face painting) saat melihat wajah anak-anak terlihat penasaran dan gembira usai melihat hasil lukisan di wajah mereka,” ujar dia



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge