0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bencana Alam Diawal Tahun 2011

Longsor, Warga Gunungkidul Mengungsi ke Klaten

Klaten – Bencana alam tanah longsor, Minggu petang (2/1), melanda wilayah perbatasan Gunungkidul (Daerah Istimewa Yogyakarta) dengan Kabupaten Klaten.

Hujan deras yang mengguyur sejak pukul 15.00 WIB mengakibatkan tanah longsor di Dukuh Mundon, Desa Tancep, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul (DIY). Akibat peristiwa itu dua rumah tetimbun tanah.

Beberapa saat pasca bencana, sekitar 30-an kepala keluarga (KK) yang terancam longsor susulan diungsikan ke wilayah Klaten. Dengan berjalan kaki, beberapa warga langsung menuju SD Negeri 1 Burikan, Kecamatan Cawas, Klaten yang digunakan sebagai posko pengungsian sementara.

Di posko pengungsian sudah berkumpul puluhan warga dari Gunungkidul yang sebelumnya sudah mengungsi karena ketakutan akan bencana tanah longsor susulan. “Untuk sementara ini kami ngungsi dulu karena masih takut jika ada longsor susulan,” tutur Aminah seorang pengungsi.

Sementara, mayoritas warga yang mengungsi di posko pengungsian adalah kaum ibu dan anak balita, sedangkan beberapa kaum lelaki masih sibuk membantu proses evakuasi warga. “Para pengungsi langsung ditempatkan disejumlah ruang sekolahan dengan menggunakan alas tikar seadanya,” kata Sumardi salah satu relawan.

Akibat bencana tanah longsor di wilayah Gunungkidul, dilaporkan seorang yang tewas tertimbun tanah bernama Sugito (60) hingga malam ini belum bisa dilakukan proses evakuasi akibat cuaca buruk.

Terpisah, Camat Cawas, Ir Pri Harsanto, mengatakan, diwilayahnya di Dukuh Mundon, Desa Burikan, Cawas yang berbatasan dengan lokasi bencana saat ini masih relatif aman. Hanya saja beberapa ruas jalan tergenangi aliran lumpur setinggi matakaki orang dewasa. “Sementara dua KK di daerah rawan yakni di Dukuh Mundon sudah kami ungsikan ketempat yang aman,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge