0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sosialisasi Perkab No V/96 Tentang Rumah Singgah

Didatangi Polisi, Penghuni Kos Kaget

Kapolsek Laweyan, Kompol Yuswanto Ardi sedang melakukan pendataan dan sosialisasi Perkab No V/96 tentang rumah singgah terhadap salah satu penghuni kos di wilayah Kelurahan Karangasem, Laweyan, Solo, Kamis (31/1) malam.. ()

Solo — Maraknya kasus tindak kriminalitas dengan sasaran tempat kos, jajaran Polsek Laweyan, Kamis (31/1) malam melakukan pendataan penghuni kos di wilayah hukum Polsek Laweyan. Selain melakukan pendataan, petugas juga melakukan sosialisasi Perkab No V/96 tentang rumah singgah.

“Malam ini kita lakukan pendataan terhadap para penghuni kost di wilayah hukum Polsek Laweyan, hal ini dilakukan untuk deteksi dini terhadap tindak kriminalitas yang akhir-akhir ini menyasar rumah-rumah kos,” jelas Kapolsek Laweyan, Kompol Yuswanto Ardi kepada wartawan, Kamis (31/1) malam. Polisi juga melakukan sosialisasi Perkab No V/96 tentang rumah singgah.

“Isi dari Perkab tersebut antara lain Pemilik kos harus wajib mengetahui penghuninya, membedakan hunian laki -laki dan perempuan, Menyediakan tempat bertamu atau setidaknya memberikan peringatan bagi tamunya,” jelas Kompol Yuswanto Ardi. Menurutnya, jika Perkab tetsebut dilanggar, akan dikenakan sanksi 3 bulan penjara atau denda Rp 50 ribu.

Saat digelar pendataan dan sosialisasi, Polsek Laweyan menerjunkan 24 personel, dibantu aparat TNI dari Koramil Laweyan, LPMK Kelurahan Karangasem serta Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM). Tim dibagi menjadi 5 kelompok yang disebar ke rumah-rumah kost diwilayah Kelurahan Karangasem.

Kedatangan petugas ini membuat sejumlah penghuni kos merasa kaget karena mengira ada razia. Salah satu penghuni kos yang rumah kos-nya didatangi petugas, Jati Mulyono (24) mengaku sempat kaget saat didatangi petugas yang begitu banyak. Hal senada juga diutarakan Desi (20), seorang pekerja salon yang baru tinggal di kos daerah belakang Kantor DPRD Solo selama 2 bulan.

“Kaget Mas, saya kira ada razia, kita hanya didata nama dan tempat tinggal serta diberi penyuluhan,” ujar ibu muda ini sambil gemetar.

Hingga berita ini diturunkan, tim pendataan dari Polsek Laweyan masih malakukan pendataan dan olah data.0Hasil mengenai pendataan ini belum dapat dikonfirmasi.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge