0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menkes: Berobat di RS Moewardi atau Singapura Sama Saja

Menteri Kesehatan, Dr Nafsiah Mboi SpA MPH menggendong bayi dari salah satu pasien di RS Dr Moewardi Jebres, Solo (Dok.Timlo.net/Daryono)

Solo — Menteri Keseharan DR Nafsiah Mboi SpA MPH  mengunjungi Rumah Sakit Dr Moewardi, Jebres, Solo, Kamis (31/1) sore. Kedatangan orang nomor satu di Kementerian Kesehatan itu untuk melihat sejumlah pelayanan unggulan di RS Moewardi.

Dengan ditemani Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Anung Sugihantono dan Direktur RS DR Moewardi, Basuki Soetajo, Menkes melihat ruang perawatan RS Moewardi, antara lain Ruang Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (Ponek), Ruang Hemodialisa (cuci darah), Ruang Rawat Anak dan beberapa bangsal ruang perawatan.

Di ruang rawat anak, Nafsiah, berbincang dengan beberapa pasien soal sakit yang diderita. “Cepat sembuh ya Nak. Jangan lama-lama di sini. Segera kembali ke sekolah,” ujar Nafsiah kepada seorang anak yang sedang dirawat.

Setelah itu, Nafsiah kemudian bergeser ke ruang Ponek. Di ruang yang diperuntukkan bagi ibu hamil itu, Nafsiah melihat beberapa bayi dan berbincang dengan ibu bayi. “Anak ke berapa ibu? Sudah ikut Keluarga Berencana (KB) belum?” tanyanya kepada seorang ibu.

Ditemui usai kunjungan, Menkes Nafsiah mengatakan sangat bangga melihat semangat pelayanan yang dilakukan  dokter dan tenaga medis. “Terus terang saya bangga dan senang melihat semangat dokter dan tenaga medis di rumah sakit ini. Kita lihat tadi rumah sakit ini bersih dan pelayanannya pun ramah,” ujarnya.

Nafsiah berharap RS Moewardi segera mendapatkan akreditasi internasional. “Saya sangat mengharapkan dapat akreditasi internasional. Meskipun untuk mendapatkannya tidak mudah. Tidak hanya dilihat dari gedungnya, tetapi juga manajemennya dan pelayanannya. Segala aspek dinilai. Tapi saya mendorong ke sana,” bebernya.

Dengan didapatkannya akreditasi internasional, ada beberapa yang hal manfaat yang diperoleh. Pertama, kepercayaan pasien sendiri. Dengan akreditasi internasional, dikatakan Nafsiah, maka masyarakat tahu bahwa mutu pelayanannya menjadi bagus. Dengan mutu pelayanan itu bagus itu kemudian masyarakat akan lebih mempercayai untuk berobat di dalam negeri, tidak perlu ke luar negeri misalnya Singapura.

“Jika sudah akreditasi internasional, berobat di Singapura atau di Moewardi sama saja sebenarnya. Justru akan lebih enak di Moewardi karena dekat dengan keluarga. Biayanya pun akan lebih murah. Pada prinsipnya orang tidak suka ke rumah sakit atau pun berobat ke luar negeri namun keluarganya tidak ikut. Untuk itulah kita dorong supaya cepat dapat akreditasi,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge