0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembangunan Urban Forest IV Dipindah ke Monjari

Urban forest di Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Rencana pembangunan urban forest IV di Putat, Kecamatan Jebres mengalami perubahan. Karena ada beberapa pertimbangan, lokasi pembangunan urban forest dialihkan ke Monumen Juang ’45 Banjarsari (Monjari).

Walikota Solo Hadi Rudyatmo menjelaskan, Pemkot mengalihkan lokasi pembuatan urban forest IV karena tidak memungkinkan jika tetap dibangun di Putat, yang letaknya di bantaran sungai Bengawan Solo. “Saya rasa lebih bermanfaat bagi masyarakat kalau di Monumen Banjarsari. Kalau di Putat, musim hujan ditanam disana lagi ya diterjang banjir lagi,” katanya kepada wartawan, Kamis (31/1).

Sekedar diketahui, 3 wilayah urban forest yang dibangun Pemkot di bantaran sungai Bengawan Solo, tepatnya di kecamatan Jebres mengalami kerusakan yang cukup signifikan. Saat sungai meluap, aliran air yang cukup deras menerjang kawasan bantaran, termasuk urban forest yang berdiri di atasnya.

Sejumlah tanaman dan sarana bermain di urban forest mengalami kerusakan yang cukup signifikan. Mempertimbangkan beberapa hal tersebut, rencana pembangunan urban forest IV yang direncanakan dilaksanakan tahun ini dengan nilai anggaran Rp. 600 juta akan dipindah ke tengah kota, yakni di Monjari.

Selain itu, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) juga telah menginstruksikan agar kawasan bantaran sungai harus steril dari tanaman dan bangunan yang bisa menghambat aliran air. “Dari BBWSBS pernah memberikan informasi, bahwa daerah bantaran harus betul-betul free. Artinya dibiarkan sebagai bantaran sebagai syarat normatif untuk tidak menghambat sebagai aliran sungai,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Budhi Suharto.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge