0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lempar Mobil Polisi, Dua Remaja Terancam 5 Tahun Penjara

Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi (kanan) memberikan keterangan kasus pelemparan mobil polisi yang dilakukan Yk dan DP, Kamis (31/1). (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi mengungkapkan, pelaku pelemparan terhadap mobil patroli Polres Sragen Ford Ranger Nopol 1504-51 adalah 2 remaja berinisial Yk (16) dan DP (18) yang masih berstatus sebagai pelajar sebuah SMK di Kota Sragen. Saat melakukan aksinya tersebut keduanya dalam pengaruh minuman keras (Miras).

“Pada waktu melakukan pelemparan tersebut tersangka dalam keadaan dipengaruhi minuman keras yang sebelum kejadian diminumnya,” kata Kapolres dalam gelar perkara di Mapolres Sragen, Kamis (31/1).

Susetio menjelaskan, pada saat kejadian Selasa (29/1) sekitar pukul 02.30 WIB, tersangka Yk bermaksud melempar bus Sugeng Rahayu yang sedang melintas di TKP dengan menggunakan batu. Namun lemparan tersebut malah nyasar mengenai mobil patroli Polres Sragen yang sedang melintas.

Mengetahui ada yang melempar, pengendara mobil patroli Aipda Iwan Subekti dan Briptu Sunardi langsung mengadakan pengejaran terhadap tersangka. Dari keterangan seorang saksi Samto (27) yang kebetulan melintas di areal persawahan Dukuh Ngampunan, Desa Ngrampal, Kecamatan Ngrampal, yang awalnya dicurigai petugas sebagai pelaku, diperoleh keterangan bahwa yang melakukan pelemparan adalah Yk dan DP.

Beberapa jam kemudian, petugas yang dipimpin Kanit Resmob Polres Sragen Iptu Handoyo akhirnya melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka Yk dan DP di rumahnya masing-masing. Kepada petugas, keduanya mengakui telah melakukan pelemparan terhadap Bus Sugeng Rahayu, tetapi karena luput, akhirnya mengenai mobil patroli polisi.

“Dari keterangan tersangka dapat disimpulkan, tujuan utamanya adalah balas dendam terhadap bus yang hampir menabrak tersangka. Akan tetapi sewaktu di TKP tersangka salah sasaran sehingga mengenai mobil patroli,” terang Kapolres.

Akibat kejadian itu, Polres mengalami kerugian sebesar Rp 3.000.000. Sedangkan terhadap kedua tersangka bakal dijerat dengan pasal 170 ayat (1) KUHP subsider pasal 406 ayat (1) KUHP, tentang pengrusakan dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 5 tahun 6 bulan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge