0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BI Solo Alihkan Harta Tak Bertuan

SERAHKAN BERKAS-Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Doni P Joewono (kanan) menyerahkan berkas harta tak bertuan kepada Kepala BHP Semarang, I Nengah Mudani di kantor bank setempat, Kamis (31/1) (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo secara resmi mengalihkan harta tak bertuan ke Balai Harta Peninggalan (BHP) Semarang. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Doni P Joewono kepada Kepala BHP Semarang, I Nengah Mudani di kantor bank setempat, Kamis (31/1).

Adapun isi dan jenis simpanan tertutup tersebut adalah barang-barang perhiasan yang nilainya ditaksir sebesar Rp 9.216.500. Di sini BI melibatkan lembaga appraisal independen, dalam hal ini Perum Pegadaian Solo.

Di hadapan media, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Doni P Joewono, memaparkan harta tak bertuan tersebut pada awalnya merupakan simpanan tertutup eks barang jaminan PT Bank Umum Dana Ekonomi (BUDE) Solo. Ketika PT BUDE dilikuidasi pada 1979, panitia likuidasi menitipkan simpanan tersebut pada BI Solo lantaran tidak diketahui pemiliknya.

“Dengan keluarnya penetapan dari Pengadilan Negeri Surakarta dan beralihnya obyek simpanan ke BHP Semarang, maka selesailah kasus simpanan tertutup PT BUDE yang selama ini diurus oleh BI Solo,” tandasnya.

Adapun secara nasional, saat ini BI juga tengah berupaya merampungkan sejumlah proses pengalihan harta tak bertuan ke BHP. Selain di Kota Solo, dikatakan Kepala Divisi Litigasi Departemen Hukum BI, Hari Sugeng Raharjo, saat ini BI juga tengah menangani tindakan serupa di Surabaya dan Medan.

“Solo merupakan yang tercepat penyelesaiannya. Sementara di Surabaya, BI sedang menyelesaikan pengalihan harta tak bertuan yang ditengarai milik Ratu Pambayun,” pungkasnya.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge