0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dedy Purnomo: Inspektorat Harus Turun Tangan

Terbukti Lakukan Pungli, Camat dan Lurah Harus Ditindak

Dedy Purnomo (Dok.Timlo.net)

Solo — Inspektorat diminta melakukan investigasi atas dugaan pungutan liar (Pungli) dalam pengurusan surat waris oleh lurah dan camat. Jika terbukti adanya pungutan itu, Inspektorat juga diminta memberi sanksi tegas.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Solo, Dedy Purnomo mengatakan inspektorat perlu turun ke lapangan untuk melihat seperti apa praktek pungutan tersebut. “Inspektorat perlu turun untuk melihat benar atau tidaknya aduan masyarakat itu,” ujarnya kepada Timlo.net, Kamis (31/1).

Dikatakan, jika memang merupakan kesepakatan, maka perlu dibuat payung hukum atas pungutan tersebut. “Artinya perlu ketegasan dulu. Apakah pungutan itu diperbolehkan atau tidak. Kalau memang itu sudah berlangsung dan disepakati ya perlu dibuat regulasi dan payung hukumnya seperti apa,” ungkapnya.

Menurut Dedy, selama ini belum ada regulasi yang mengatur pungutan tersebut sehingga perlu ada ketegasan regulasi soal pungutan tersebut. “Bagian pemerintahan perlu berkoordinasi dengan bagian hukum dan HAM untuk kemudian mengatur apa payung hukumnya. Apakah perlu dalam bentuk Surat Edaran (SE) ataukah Surat Keputusan (SK) Walikota. Atau mungkin dalam legitimasi yang lebih tinggi yaitu Perda,” ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Supriyanto meminta inspektorat turun tangan melakukan investigasi atas dugaan pungli tersebut. “Jika benar terbukti yang harus diberi sanksi, sesuai aturan tentang kedisplinan PNS. Masuk kategori sedang, ringan atau berat,” tegasnya.

Pasalnya, menurut Supriyanto, pungutan yang berdasarkan kesepakatan itu tidak dibenarkan dan tidak dibolehkan. “Segala hal pungutan yang menyangkut pelayanan sudah diatur dalam Perda Retribusi. Selain itu tidak dibolehkan dan tidak dibenarkan,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge