0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Buah Matoa Cocok Dikembangkan di Wonogiri

Penggemar Matoa menunjukkan buah kegemarannya. (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri —¬† Satu lagi tanaman buah yang dikatakan cocok dikembangkan di Wonogiri. Yakni, tanaman Matoa. Malah, peluang bisnisnya masih terbuka lebar.

Saat ini, di pasaran Wonogiri belum ada penjual buah Matoa. Ditambah lagi, warga yang membudidayakannya masih pula dapat dihitung dengan jari. Di sisi lain, tidak sedikit yang mengaku menggemari buah asal Papua ini.

“Rasanya enak, tidak terlalu manis. Kandungan airnya pas, tidak sedikit tapi juga tidak kebanyakan, malah ada rasa seperti buah durian. Saya sangat suka, dan rekan-rekan satu kerjaan juga sama-sama menyenanginya,” ujar Nahno (36), warga Slogohimo, Wonogiri ketika dijumpai di Joglo Sendang komplek WGM (Waduk Gajah Mungkur), Kamis (31/1).

Bu Martini (52), salah satu pemilik beberapa tanaman Matoa di Gumiwang, Wuryantoro menyebutkan saat ini tengah masa panen. Meski begitu, tidak ada yang dijualnya. Semua buah dikonsumsi sekeluarga, beberapa dibagikan ke tetangga yang lain.

“Tapi mengingat banyak yang menyukainya, saya jadi punya gagasan, musim panen mendatang akan saya coba menjualnya. Saya rasa masih berprospek, sebab sepengetahuan saya belum ada yang menjual Matoa di Wonogiri, ” jelas Martini.

Kepala Dishutbun (Dinas Kehutanan dan Perkebunan) Sri Jawardi menyebut Matoa cocok dikembangkan di Wonogiri. Sangat mudah menanamnya, hanya biji buah ditanamkan dan menunggu hingga tumbuh. Pun, peluang bisnisnya patut dipertimbangkan. Beberapa daerah seperti Desa Sendang dan sekitar WGM telah dijadikan wilayah pengembangan Matoa.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge