0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Njambret Kalung 6 Kali, Tugimin Dibekuk Polisi

Kedua tersangka penjambretan spesialis kalung ketika berada di Polres Sragen, Rabu (30/1). (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Setelah melakukan penjambretan sebanyak enam kali di beberapa lokasi, Tugimin (41) warga Dukuh Klecung RT 04, Desa Dolongan, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, akhirnya diringkus petugas Polsek Sidoharjo.

Dalam aksinya tersebut Tugimin, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, selalu mengincar korban wanita yang mengenakan kalung dan mengendarai sepeda motor.

Tersangka melakukan penjambretan itu tidak sendirian, dalam beberapa kesempatan Tugimin ditemani Ruslan (22), wargab Dukuh Mutih RT 01, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Guntur, Demak. Keduanya pernah melakukan penjambretan kalung di Kabupaten Demak dan Grobogan dengan korban perempuan. Terakhir kedua tersangka melakukan penjambretan di Jalan Ring road Utara, Sidoharjo, Sragen, tepatnya di Dukuh Wirun, Desa Sidoharjo, pada Sabtu (26/1) lalu.

Dalam aksinya ini tersangka juga berhasil menjambret kalung milik Sukini (44), warga Dukuh Sikunang RT 11, Desa Gawan, Kecamatan Tanon, Sragen. Seperti pada modus sebelumnya, tersangka mengincar perempuan yang mengenakan kalung yang sedang  mengendarai sepeda motor. Saat itu korban Sukini sekitar pukul 08.30 WIB melaju kendaraannya di Jalan Ring Road Uata dengan maksud akan menghadiri acara keluarga di Sragen.

Tiba-tiba korban dipepet kedua tersangka yang waktu itu mengendarai Yamaha Vixion warna merah Nopol A 5341 MW. Sesampai di TKP, tersangka Tugimin langsung menarik kalung seberat 10 gram yang dikenakan korban. Kontan saja korban dan tersangka terjatuh di tepi jalan.

“Kemudian ketika korban hendak bangun, oleh tersangka langsung ditendang sehingga menyebabkan korban jatuh ke parit. Korban kemudian berteriak ‘jambret’, dan teriakan itu didengar oleh warga. Waktu itu kebetelun ada mobil patroli dari Polsek Sidoharjo yang datang ke TKP dan berhasil mengamankan pelaku,” kata Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi, kepada wartawan, Rabu (30/1).

Menurut Kapolres, petugas polisi juga berhasil mengamankan barang bukti kalung milik korban yang sudah patah menjadi beberapa bagian. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian sebesar Rp 2.700.000. Kedua tersangka bakal dijerat dengan pasal 365 KUHP mengenai tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge