0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

REI Expo

Nilai Properti di Solo Melonjak Tajam

MAKET PROPERTI-Maket properti yang dipajang dalam pameran properti di atrium Solo Paragon Lifestyle Mall (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – Nilai properti di Kota Solo dan sekitarnya belakangan cenderung naik tajam. Tak tanggung-tanggung, kenaikannyapun cukup mencengangkan hingga mencapai kisaran 60 persen.

Hal itu diungkapkan Ketua Real Estate Indonesia (REI) Solo, Yulianto W Kusuma dalam gelaran jumpa pers REI Expo di kawasan Manahan, Rabu (30/1). Ia menyatakan, saat ini nilai properti memang kelewat mahal. Jika dibanding kondisi pasar di 2011 telah terjadi kenaikan sebesar 60 persen pada 2012.

Bahkan, nilai properti di Kota Bengawan kini cenderung lebih mahal ketimbang di Semarang. Yuli menyebut, melonjaknya nilai properti ini tidak lepas dari kian mahalnya harga tanah. Apalagi ada proyek pembangunan tol Solo-Semarang yang sudah barang tentu banyak memengaruhi perkembangan nilai jual tanah.

“Solo, Bandung, Yogyakarta, Jakarta kenaikannya luar biasa. Semarang aja nggak seperti ini,” kata dia. Tak pelak, pengembangpun akhirnya cukup kesulitan menggarap rumah subsidi. Mengingat pemerintah telah mematok harga Rp 88 juta untuk rumah jenis ini.

Sementara di Kota Solo sendiri, permintaan rumah subsidi maupun komersial relatif sama besar. Pada umumnya, kata Yuli, pasar rumah subsidi cenderung diisi masyarakat berpenghasilan Rp 1 juta hingga Rp 5 juta.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge