0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasar Papsa Siap Dibangun, DPP Lakukan Pendataan

Lokasi Pasar Papsa di Gilingan, Banjarsari, kini sudah diratakan (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Pembangunan Pasar Papsa direncanakan mulai pada Mei mendatang. Saat ini proses pendataan PKL yang akan menempati pasar tersebut mulai dilakukan.

Ketua Komisi III DPRD Solo, Honda Hendarto menjelaskan anggaran pembangunan Pasar Papsa berasal dari APBD dan APBN. “Dari APBN senilai Rp 5 miliar dan APBD Rp 6 miliar. Sehingga totalnya Rp. 11 miliar,” terangnya.

Dikatakan Honda, Detail Engineering Design (DED)nya, sudah disampaikan oleh Disperindag beberapa waktu lalu. “Pelaksananya nanti tetap Disperindag. Setelah  pembangunan selesai  baru kemudian bangunan pasar itu diserahkan ke DPP. Kemarin DED sudah dipaparkan di Komisi III dan pasar siap dibangun,” imbuhnya.

Dijelaskannya, proses lelang perencanaan sudah digelar. “Prediksi lelang perencaan itu selama dua bulan yakni Februari-Maret selesai. April lelang fisik, Mei SPK (surat perintah kerja) turun dan diperkirakan proses pembangunan selama enam bulan,” paparnya.

Pembangunan Pasar Papsa itu, sambung Honda, untuk memindah para PKL yang berada di JL Sabang. ” Nantinya untuk menampung PKL di Jl Sabang dan di sekitar Gilingan. Namun jumlahnya berapa saya kurang tahu. Mestinya DPP sudah melakukan pendataan,” ungkapnya.

Soal konstruksi bangunan, politisi PDIP ini mengatakan bangunan Pasar Papsa tidak jauh beda dengan bangunan Pasar Turisari. ” Basement, lantai dasar, lantai satu seperti halnya Turisari. Kami minta los dan  kios, setidak-tidaknya mengakomodir keinginan pedagang. Kios tidak terlalu kecil dan disesuaikan dengan jenias dagangannya,” tuturnya.

Sementara, Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Solo mulai melakukan pendataan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang bakal dipindahkan ke Pasar Papsa. Dari pendataan sementara DPP menjelaskan sudah mendata sebanyak 300-an PKL.

Kepala DPP Solo, Subagiyo, menuturkan proses pembangunan pasar di kawasan eks terminal travel, Gilingan itu merupakan kewenangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Solo. “Kami hanya menunggu proses pembangunan saja. Kami persiapkan dengan penataan PKL. Sudah kami lakukan sosialisasi,” ungkapnya.

Subagiyo  mengatakan sejumlah PKL yang didata di antaranya PKL yang berjualan di Jl S Parman dan Jl Ahmad Yani. Dari pendataan sementara, lanjutnya, terdapat sekitar 300-an PKL yang bakal dipindah ke Pasar Papsa. “Ini pendataan masih berjalan. Pendataan sementara sekitar 300-an pedagang. Ya nanti ada berbagai jenis jualan termasuk kuliner,” ungkapnya.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge