0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bursa Cawawali Solo

Fraksi DPRD Tunggu Lobi PDIP

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Solo, Umar Hasyim (Dok.Timlo.net/Daryono)

Solo — Menjelang turunnya rekomendasi Calon Wakil Walikota (Cawawali) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, sejumlah fraksi di DPRD Solo menunggu lobi dari DPC PDIP Solo. Sejauh ini, fraksi-fraksi belum menentukan sikap atas turunnya rekomendasi nanti.

“Sampai saat ini belum ada lobi dari PDIP. Siapa calonnya kita juga  belum tahu. Yang ada kan baru analisa, kalau analisa semua bisa menganalisa,” ujar Ketua Fraksi Demokrat, Herlan Purwanto saat ditemui Timlo.net, Rabu (30/1) di DPRD Solo.

Soal rekomendasi DPP yang hanya satu nama, fraksi oposisi ini mengatakan bahwa hal itu  terserah kepada PDIP. Namun yang dijukan ke DPRD harus dua calon.

Disinggung, soal lobi, Herlan mengatakan bahwa itu merupakan hal yang secara otomatis harusnya dilakukan PDIP. ” Kan tidak bisa tahu-tahu muncul. Nanti, yang menurut fraksi kami yang paling baik mana ya itu yang kami pilih,” ungkapnya.

Ditanya perihal kemungkinan abstain, Herlan mengaku fraksinya tidak akan abstain. “Tidak lah, kami tidak akan abstain atau walk out. Adanya posisi Wawali kan lebih cepat lebih baik,” ungkap Herlan.

Lebih jauh, dalam memilih Cawawali yang diajukan nanti, pihaknya mengacu kepentingan masyarakat Solo. “Sekalipun ber-KTA PDIP jika mumpuni tidak masaah. Tetapi kalau tidak mumpuni ya ngapain kita pilih. Namun, saya yakin PDIP tidak sembarangan memilih Wawali,” tukasnya.

Sementara, Ketua Fraksi Partai Amant Nasional (FPAN) Umar Hasyim mengaku sejauh ini belum ada komunikasi dari PDIP. “Sampai sekarang belum ada komunikasi,” ungkapnya.

Ditanya sikap fraksinya soal rekomendasi DPP PDIP yang hanya satu nama, F-PAN menilai sebagai hal yang wajar. “Saya kira itu hal yang wajar, jika DPP merekomendasikan satu nama. Itu kan juga ranah PDIP. Tentu kami tidak peduli rekomendasinya satu atau sepuluh. Urusan kita dengan walikota,” tegasnya.

F-PAN sejauh ini menunggu perkembangan lobi-lobi yang akan dilakukan PDIP. “Semua serba mungkin, kita lihat perkembangan dari lobi-lobi. Yang berkepentingan kan PDIP, kami hanya menunggu lobi-lobi,” ungkapnya.

Umar menegaskan, jika rekomendasi itu cocok pihaknya akan ikut amankan. Namun, jika tidak sesuai kriteria tidak menutup kemungkinan untuk abstain. “Prinsipnya, permintaan PAN, tidak merugikan partai dan tidak merugikan masyarakat dan mewujudkan keseimbangan di Solo,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Fraksi Golkar Sejahtera, Djaswadi mengungkapkan pihaknya mendukung rekomendasi PDIP. “Belum ada lobi-lobi. Tapi kami mengikuti dan mendukung saja calon yang direkomendasikan PDIP. Biar posisi Wawali lebih cepat terisi. Kan kalau ada Wawali kerja walikota tidak terlalu berat,” pungkasnya.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge