0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kelelawar Dimusnahkan, Warga Takut Kuwalat

Rumah kelelawar ditutup dari luar
Rumah kelelawar ditutup dengan papan kayu (Dok Timlo.net/ Sahid B Sutanto)

Solo — Jutaan kelelawar atau lowo yang mendiami gedung tua bekas kantor Pemkab Sukoharjo, barat Proliman Sukoharjo, mulai dimusnahkan. Namun, pemusnahan ini justru mengundang kontroversi masyarakat. Sejumlah pihak menyayangkan aksi pemerintah dalam memusnahkan ratusan juta lowo tersebut.

“Kalau saya lebih setuju dipindahkan. Bukan dibunuh seperti itu. Bagaimanapun kelelawar juga makhluk Tuhan,” ungkap Budi Yudoyono, warga yang tinggal di selatan Gedung Lowo, saat ia menyaksikan petugas melakukan pembunuhan tersebut.

Budi mengaku heran, pemerintah berani mengambil keputusan itu. Saat pihakya mencoba bertanya pada Bupati Sukoharjo dengan mengirimkan pesan melalui SMS, ia mendapat jawaban bahwa Bupati Wardoyo Wijaya mengaku tidak tahu menahu tentang pembunuhan lowo tersebut.

“Masyarakat Sukoharjo percaya jutaan koloni lowo yang mendiami gedung lowo itu bukan lowo biasa. Kami hanya takut muncul pageblug (kematian beruntun–Red) dikemudian hari jika di lakukan pembunuhan masal seperti ini. Kepercayaan warga ada yang pernah melihat satu ekor lowo raksasa atau besar  berwarna abu-abu yang dipercaya sebagai rajanya,” kata Budi.

Rencananya Gedung Lowo tersebut akan di alih fungsikan menjadi kawasan terbuka hijau di pusat kota.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge