0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bangunan PKL Semi Permanen Ditertibkan

Solo — Setelah beberapa hari kemarin tim gabungan dari Satpol PP dan Dinas Pengelola Pasar (DPP) Solo menertibkan sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar wilayah Pasar Gede tepatnya di jalan RE Martadinata, setelah itu giliran pembongkaran lapak di Jalan Urip Sumoharjo tepatnya di utara Pasar Ikan Hias serta di jalan Juanda.

Dalam penertiban yang dilakukan, Selasa (29/1), sebuah lapak tambal ban terpaksa dibongkar karena bangunan tersebut berbentuk semi permanen. Selain dibongkar sejumlah barang berupa triplek dan kardus ikut diangkut serta ke dalam truk milik Satpol PP.

“Sejak 2008 kami telah sosialsisi ke PKL, bahwa wilayah ini merupakan daerah penataan kota sehingga bangunan tidak boleh semi permanen. Namun sampai sekarang para PKL sudah tidak mengindahkan peraturan tersebut, jadi terpaksa kita lakukan penertiban,” ujar Kasi Penataan dan Pembinaan PKL DPP Solo, Didik Anggono, usai penertiban PKL.

Dikatakann Didik, lapak PKL seperti tambal ban yang ditertibkan harus berbentuk gerobak dorong dan didalamnya tersedia kompresor serta peralatan yang dibutuhkan serta atap terbuat dari payung sehingga jika selesai langsung dapat dibawa pulang.

“Kalau seperti ini dapat dipastikan semi permanen dan tidak pernah bongkar maksudnya barang-barang yang seharusnya tidak perlu ditempatkan ditrotoar maupun jalan malah dikeluarkan,”ucapnya.

Didik menambahkan, barang-barang milik PKL yang tidak terpakai dinaikan ke dalam truk dan akan dibuang oleh DPP serta Satpol PP.

“Biasanya untuk barang yang masih terpakai akan diangkut sendiri ke rumah sang pemilik,” pungkasnya.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge