0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kampoeng Tiongkok Sapa Pengunjung Mall

KAMPOENG TIONGKOK-Nuansa oriental Kampoeng Tiongkok di Solo Paragon Lifestyle Mall (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo —  Nuansa Oriental mulai pekan ini sangat kental mewarnai suasana Solo Paragon Lifestyle Mall. Berbeda dengan biasanya, kali ini atrium yang kerap difungsikan sebagai area pameran disulap menjadi ‘Kampoeng Tiongkok’ lengkap dengan ornamen-ornamen warna merah serta hiasan lampion.

Ya, menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2564 yang jatuh pada 10 Februari 2013 mendatang, manajemen Solo Paragon Lifestyle Mall mencoba menghadirkan keunikan tersendiri guna menggaet pengunjung. Area exhibition dipercantik dengan mendekor setiap stan menggunakan bambu dan meja kayu, serta ratusan lampion yang bergantungan untuk membuat suasana atrium lebih semarak.

Bahkan, pohon Mei Hwa juga turut dihadirkan lengkap dengan angpau yang digantungkan sebagai lucky draw. Nuansa perkampungan Tiongkok pun makin terasa nyata dengan hadirnya customer relation mall yang mengenakan baju khas China, Cheongsam.

Melalui kemasan ini, Solo Paragon menyajikan Food Festival khas China hampir di seluruh stan yang ada. Di sini, pengunjung bisa menikmati aneka jenis kuliner seperti bakpao, kue keranjang, wedang ronde, tahok, cincau, siomay, mie hingga dimsum.

Tak hanya itu, menurut public relation mall setempat, Veronica Lahji, Solo Paragon juga menghadirkan rumah teh Krisan dengan menggunakan peralatan China kuno dalam penyajiannya. Melalui event yang bertajuk Exhibition China Fair ini, turut disajikan pula aneka pernak-pernik Imlek guna memenuhi kebutuhan pengunjung.

Berbagai acara dihelat guna memeriahkan Kampoeng Tiongkok. Di antaranya audisi Keroncong Mandarin, lomba Koko dan Cici Solo Paragon, puisi dengan bahasa Mandarin hingga fashion show yang dikemas dalam sebuah kompetisi.

Melalui event yang digelar mulai 29 Januari 2013 hingga 11 Februari 2013 ini, manajemen mall juga menyuguhkan sejumlah atraksi dan pertunjukan. Seperti Thaici, Wushu, Kungfu, musik tradisional Chinese, Shu-fa Workshop, Gwa Mia serta pemutaran film China.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge