0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Solo Buka Celah Moratorium Hotel Baru

Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo membuka celah atas moratorium alias penghentian sementara izin pendirian hotel baru di pusat kota. Hal ini menyusul adanya kekhawatiran kalangan pelaku perhotelan atas menjamurnya operasional hotel baru yang ditengarai bakal berdampak pada kondisi pasar.

Walikota Solo, Hadi Rudyatmo, menyampaikan pemerintah sudah barang tentu siap mengakomodasi segala aspirasi masyarakat. Termasuk kebijakan yang berkaitan dengan moratorium pembangunan hotel baru.

“Kalau masalah perizinan hotel, saya kira yang 15 itu sudah cukup, tidak perlu kita tambah lagi. Mungkin saja kami lakukan moratorium, aspirasi masyarakat kan harus kami tampung dan harus diperhatikan,” tandasnya, ketika ditemui wartawan di Kusuma Sahid Prince Hotel, Selasa (29/1).

Sejauh ini, diakui Rudi, sejak awal menjabat Walikota Solo hingga kini, pihaknya belum menerima perizinan pembangunan hotel baru. Kalaupun ada permohonan, pendirian hotel akan cenderung diarahkan ke wilayah Solo bagian Utara bukan di pusat kota.

“Ya kalau mau mendirikan hotel, menurut saya di kawasan sektor Utara sana. Ini untuk membantu menghidupkan perekonomian yang di sebelah Utara, jangan di tengah terus,” ujar dia.

Rudi sendiri menilai, keberadaan hotel mampu menjadi penunjang daya tarik kota. Adanya hotel-hotel berbintang di sebuah kota memperlihatkan produktivitas daerah tersebut, sehingga mampu menarik wisatawan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge