0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Molor, Proyek Properti Tergelincir Hujan

Solo — Proyek pembangunan properti di kawasan Solo dan sekitarnya, belakangan ini terpaksa harus molor dari jadwal. Tak tanggung-tanggung, akibat hujan yang terus-menerus proses penyelesaiannya harus mundur hingga 1,5 bulan.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Solo, Yulianto W Kusumo, ketika ditemui wartawan di Kusuma Sahid Prince Hotel, Selasa (29/1).

Pengembang sendiri, menurutnya mulai mengalami hambatan serius sejak Desember 2012 lalu. Tak pelak, dengan kondisi iklim yang kurang mendukung seperti saat ini, praktis seluruh proyek pembangunan properti jadi terhambat.

“Ya mundur jadinya, mundur 1,5 bulan dari deadline (tenggat waktu). Proyek semua pembangunan terhambat, bahkan kontraktornya ada yang sampai kena penalti,” ujar Yulianto.

Senada, Direktur Utama PT Tirta Sinangka, Wahyu Adi Dermawan yang juga sebagai pengembang rumah bersubsidi, mengatakan saat ini proses penyelesaian pembangunan properti cenderung terhambat. Kondisi demikian tidak lepas dari turunnya hujan yang terus-menerus dan merata hampir di seluruh daerah.

Padahal, hingga 2013 ini pihaknya dituntut bisa merampungkan pengerjaan sekira 600 unit hunian di Wonogiri dan Sukoharjo. Sementara REI Solo, hingga akhir tahun mendatang berharap bisa membangun sekira 4000 unit rumah bersubsidi di kawasan Soloraya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge