0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Desa Termiskin di Wonogiri Antre Berobat Gratis

Wonogiri — Salah satu desa termiskin di Wonogiri, Pucanganom di Kecamatan Giritontro mendapatkan jatah agenda pengobatan gratis, Selasa (29/1). Tak ayal, ratusan warga yang sejak pagi mengantre, langsung menyerbu guna mendapatkan giliran awal diobati.

Camat Giritontro Joko Waluyo mengutarakan pemberian pelayanan gratis untuk pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara massal ini, sangat membantu warga Desa Pucanganom. Apalagi Pucanganom yang berbatasan dengan Giriwoyo itu masuk urutan ketiga dalam lima besar desa termiskin di Kabupaten Wonogiri.

Warga yang berobat datqng dengan berbagai keluhan. Seperti Ny.Warsi (60) datang dengan keluhan sakit mata. Kemudian Sardi (70), menginginkan penyembuhan pada sakit di kakinya. Bersama dengan ratusan penduduk lainnya, keduanya sabar antre di balai desa. “Mumpung gratis Nak,” ujarnya.

Pelayanan pengobatan cuma-cuma ini digelar oleh Kalbis Institute Jakarta bekerjasama dengan Kalbe Farma. “Saat ini kami membawa 17 dokter dan 16 apoteker. Semuanya secara sukarela membantu warga disini. Target hari ini mengobati 1.200 warga, “ ujar Ari Wibowo dari Kalbis. Mereka dibantu oleh sejumlah tenaga medis dan bidan dari Puskesmas Giritontro.

Di lokasi pengobatan, Kepala Desa Pucanganom, Sukino, menyatakan,selain wilayahnya luas, jumlah bantuan dana yang diterima desa relatif minim. Akibatnya, fasilitas yang dimiliki desa juga sangat minim. Dan menurut data yang diterimanya, Pucanganom, termasuk desa termiskin ketiga di Kabupaten Wonogiri, setelah Desa Ngadirojo Kidul Kecamatan Ngadirojo dan Desa Kepyar Kecamatan Purwantoro.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge