0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Panwaslu Temukan Kesalahan Pemutakhiran Data Pilgub Jateng

Solo – Sejumlah kesalahan ditemukan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Surakarta dalam proses pemutakhiran data pemilih untuk keperluan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2013. Temuan itu berdasarkan laporan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL), yang mendampingi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dalam memutakhirkan data.

Anggota Panwaslu Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga, Budi Wahyono, mengatakan kesalahan yang ditemukan diantaranya nama pemilih ganda, PPDP tidak mendatangi calon pemilih, orang yang sudah meninggal masih tercantum sebagai calon pemilih, serta penduduk di bawah usia yang masuk daftar calon pemilih.

“PPL sudah melaporkan soal temuan-temuan tersebut ke Panwaslu. Namun secara kuantitas, belum direkap. Nanti menunggu pengumuman DPS (Daftar Pemilih Sementara) pada 4 Februari, baru akan diketahui jumlah kesalahannya,” kata dia kepada wartawan, Selasa (29/1).

Disampaikannya, salah satu pelanggaran yang jadi sorotan Panwaslu adalah PPDP yang tidak mendatangi kediaman calon pemilih, namun petugas kemudian menyimpulkan sendiri hasil pemutakhirannya.

“Saat didatangi, calon pemilih bisa jadi tidak di rumah. Mungkin bekerja, atau sedang keluar rumah karena keperluan lain. Jika seperti itu, mestinya PPDP mendatangi kembali rumah calon pemilih, untuk memutakhirkan data. Bukan kemudian tidak mendatangi kembali dan membuat kesimpulan sendiri untuk pendataannya. Hal seperti itu yang kemudian menimbulkan kesalahan data,” tuturnya.

Sementara, Ketua Panwaslu Sri Sumanta mengungkapkan temuan tersebut nanti akan disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), untuk ditindaklanjuti. “Jika ada kesalahan data di DPS, nanti ada masa untuk perbaikan. Itu menjadi ranah KPU. Kami berharap, temuan Panwaslu ini direspons oleh KPU, agar nantinya tidak ada kesalahan data pemilih Pilgub,” katanya.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge