0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kalau PKMS Gold Tak Terpakai

Ketua DPRD Solo: Naikkan Nilai Klaim PKMS Silver

Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPC PDIP Solo, YF Sukasno (dok.timlo.net/daryono)

Solo —  Menyusul kemungkinan tidak terpakainya kartu Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) Gold dikarenakan adanya tambahan 14.000 kuota Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), kalangan DPRD Solo mengusulkan dinaikkannya nilai klaim PKMS Silver. Saat ini, nilai klaim PKMS Silver maksimal Rp 2 juta.

Ketua DPRD Solo YF Sukasno menjelaskan, dengan adanya penambahan kuota Jamkesmas sejumlah 14.000 kartu tersebut, maka pemegang PKMS Gold sejumlah 1.000 orang dimungkinkan akan masuk dalam kuota tambahan Jamkesmas tersebut. “Dengan tambahan kuota Jamkesmas 14.000 itu, sangat mungkin pemegang PKMS Gold akan masuk dalam Jamkesmas itu. Sehingga bisa saja PKMS Goldnya nihil. Prinsipnya kan tidak boleh dobel. Yang pegang PKMS Gold namun dapat Jamkesmas, PKMSnya ditarik,” terangnya, Selasa (29/1).

Padahal, sambung Sukasno, dalam APBD 2013, anggaran untuk PKMS sebesar Rp 18 miliar. “Kalau PKMS Goldnya tidak terpakai pasti anggaran yang dipakai akan menurun. Yang dimanfaatkan hanya yang PKMS Silver,” tuturnya.

Untuk itu, Sukasno berharap Dinas Kesehatan Kota (DKK) mencermati PKMS Silver untuk bisa ditingkatkan nilai klaimnya. “Saat ini kan maksimal klaim Rp 2 juta. Kalau segitu kan sebenarnya kurang, untuk biaya opname saja sudah berapa? Jadi mungkin bisa ditingkatkan dengan catatan tambahan yang 14.000 itu betul,” tegasnya.

Kenaikan itu, tambah Sukasno dapat dilakukan dalam APBD Perubahan mendatang. “Ya bisanya di APBD Perubahan besok,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Solo mendapatkan tambahan kuota Jamkesmas sejumlah 14.000 kartu. Penambahan tersebut disebab bertambahnya anggaran yang disetujui DPR untuk Jamkesmas secara nasional dari 79 juta kartu menjadi 89 juta kartu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge