0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diguyur Hujan, Infrastruktur Jalan Kian Rusak

Pengendara motor menghindari lubang jalan di jalur Krisak-Tawangsari. (Dok.Timlo.net/ Aris Arianto)

Wonogiri — Hujan lebat yang mengguyur wilayah Wonogiri belakangan ini ternyata tak cuma mendatangkan bencana banjir dan tanah longsor. Infrastruktur jalan di beberapa ruas ikutan rusak.

BRuas jalan yang rusak diantaranya, jalur Krisak-Tawangsari, jalur Ngadirojo-Nguntoronadi, Baturetno-Giriwoyo. Tampak rusak pula jalur Giritontro-Pracimantoro dan Giriwoyo-Giritontro. Rata-rata kerusakan meliputi aspal mengelupas, berlubang, bergelombang hingga hancur diterjang material longsoran. Malah, sebagian jalan rusak itu dipenuhi genangan air.

“Jika posisi konstruksi jalan tidak kuat, maka saat terkena beban berlebih, mula-mula aspal menjadi rusak. Begitu ada air hujan, retakan tadi menjadi semakin lebar, ditambah lagi tekanan dari kendaraan, sehingga berlubang,” tutur Saptono, pengusaha jasa konstruksi di Wonogiri, Senin (28/1).

Menurut Sapto, perbaikan jalan secara menyeluruh muthlak diperlukan. Sebab, jika hanya mengandalkan penambalan pada posisi lubang, cuma memberikan solusi sesaat. Dipastikan aspal bakal mengelupas kembali.

Dara (22), mahasiswi sebuah PTN di Solo mengungkapkan, rusaknya jalan membuat kemungkinan timbulnya kecelakaan kian besar. Khususnya bagi pengendara luar Wonogiri yang belum hafal medan jalan.

“Saya pernah baca di Timlo (Timlo.net), minggu kemarin ada bocah 8 tahun tewas, waktu sepeda motor orangtuanya jatuh terperosok lubang jalan. Memang, kewaspadaan harus ditekankan bagi pengguna jalan. Disisi lain, pemerintah juga wajib memperbaikinya dengan segera,” tutur gadis berparas manis itu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge