0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penanganan Kasus di BPSK Solo Melonjak 150%

Juru Bicara Hangabehi-Tedjowulan, KRH Bambang Pradotonagoro (timlo.net -dhefi)

Solo – Jumlah kasus yang ditangani Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Solo memperlihatkan kenaikan cukup signifikan pada 2012 lalu. Jika dibanding tahun sebelumnya, pada tahun tersebut terjadi lonjakan penanganan kasus yang cukup tajam hingga mencapai 150 persen.

Tingginya kenaikan ini, dikatakan Ketua BPSK Solo, Bambang Ary Wibowo, tidak lepas dari makin meningkatnya tingkat kesadaran masyarakat atas perlindungan konsumen. Bahkan, saking antusiasnya, belakangan tak sedikit kalangan masyarakat yang meminta sosialisasi dari BPSK.

“Jadi masyarakat sendiri yang meminta, ini menunjukkan ada kecenderungan masyarakat untuk mulai sadar. Kasus yang mulai kami tangani dari 2011 ke 2012 terjadi kenaikan 150 persen, dari 12 kasus yang kami selesaikan jadi 30-an kasus yang kami selesaikan,” ungkapnya, saat ditemui wartawan di kantor BPSK Solo, Senin (28/1).

Adapun kasus yang paling banyak ditangani di sepanjang 2012 masih cenderung didominasi keuangan dan pembiayaan. Di sisi lain, belakangan BPSK Solo tidak hanya menerima aduan dari konsumen saja, namun juga banyak menerima konsultasi dari kalangan pelaku usaha.

“Terjadi kenaikan tren sejak November atau Desember 2012 kemarin, pelaku usaha menjadikan BPSK sebagai sarana untuk berkonsultasi. Salah satunya ada BPR yang datang ke BPSK, dia bermasalah dengan konsumennya,” pungkas Bambang.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge