0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Walikota Rudy Minta Pengunduran Waktu Penjaringan Cagub-Cawagub

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo – Walikota Solo Hadi Rudyatmo meminta kepada DPP PDIP mengubah jadwal psikotes penjaringan Calon Gubernur (Cagub) – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Tengah (Jateng) untuk dirinya. Sebab, pada hari yang sama dirinya tidak bisa mengikuti psikotes lantaran harus melangsungkan upacara pernikahan bagi putranya.

Rudy, sapaan Walikota, menjadi salah seorang dari 6 orang yang terpilih untuk mengikuti penjaringan Cagub-Cawagub dari PDIP. Sebelumnya, DPP sudah menentukan 8 orang pada psikotes yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Secara keseluruhan, penjaringan yang dilakukan oleh PDIP telah mengerucut pada 14 orang.

“Sebenarnya, Senin (28/1) besok saya mendapatkan undangan untuk fit and proper. Namun karena harus menikahkan anak saya, saya minta waktunya agar mundur. Kalau tidak bisa (mundur) juga tidak apa-apa,” katanya kepada wartawan, Sabtu (26/1).

Namun yang jelas, secara prinsip Rudy siap jika dicalonkan oleh partainya. “Sebagai kader partai kalau ditugaskan oleh partainya harus siap,” jelasnya.

Dirinya meyakinkan, dirinya tidak ambisius untuk menjadi seorang Cagub atau Cawagub. Siapapun yang direkomendasikan oleh PDIP nanti akan didukung penuh. Rudy sendiri mengikuti penjaringan Cagub – Cawagub bukan atas inisiatifnya sendiri, tapi diusulkan oleh partainya.

Seperti diketahui, 6 orang yang akan menjalani fit and proper test tambahan yakni Bupati Kudus Mustofa, Walikota Solo Hadi Rudyatmo, Bupati Kendal Widya Kandi, Bupati Semarang Mundjirin, Wakil Bupati Klaten Sri Hartini dan Bupati Magelang Singgih Sanyoto.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge