0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kadin Solo Bakal Gelar Expo Internasional

RAPIMKOTA- Rapimkota Kadin Kota Surakarta 2013 dengan tajuk 'Optimalisasi Peran Kadin dalam Pemberdayaan Dunia Usaha di Era Global', di Lorin Hotel Solo, Sabtu (26/1) (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo di bawah kendali kepengurusan baru, berkomitmen mendongkrak pertumbuhan ekspor para pelaku usaha setempat. Salah satu poin penting yang akan dilakukan guna mengimplementasikan niatan tersebut, di antaranya melalui gelaran expo internasional.

Kepada wartawan, Ketua Bidang Investasi dan Hubungan Luar Negeri Kadin Solo, Priyo Hadi Sutanto, mengatakan expo yang dihelat nantinya lebih bersifat eksklusif. Mengingat konsep yang diusung bukanlah pameran retail, melainkan expo yang akan mendatangkan buyer (pembeli) dari luar negeri.

“Jadi expo kali ini kami arahkan bukan ke pameran retail, tapi mendatangkan buyer. Harapannya biar terjadi transaksi agar ekspor Solo meningkat,” kata Priyo Hadi Sutanto, di sela-sela gelaran Rapimkota Kadin Kota Surakarta 2013 dengan tajuk ‘Optimalisasi Peran Kadin dalam Pemberdayaan Dunia Usaha di Era Global’, di Lorin Hotel Solo, Sabtu (26/1).

Dengan gelaran expo internasional ini pula, diharapkan bisa membuka pasar yang lebih luas. Sejauh ini organisasi seperti Kadin di Jepang telah memberi sinyal positif untuk mendatangkan sejumlah buyer.

Adapun guna mendukung event akbar bertajuk Java International Expo (JIE) tersebut, Kadin Solo bakal menggelar kegiatan workshop yang diikuti seluruh departemen. Program ini, menurut Priyo, merupakan hal mendasar yang menunjang keberhasilan expo.

“Ada workshop sebelum pameran. Masing-masing departemen akan menjadikan kegiatan untuk menunjang expo tersebut karena hubungannya itu bersangkutan dengan investasi dan hubungan internasional,” ungkap Priyo.

Workshop sendiri dirasa sangat penting dilakukan. Mengingat saat ini anggota Kadin Solo yang telah menembus pasar ekspor, jumlahnya diperkirakan tak lebih dari sepuluh persen. “Makanya kami butuh mengadakan workshop itu, supaya tidak lewat perantara,” pungkas Priyo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge