0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rendah, Minat Orang Indonesia Jadi Wirausahawan

(Ilustrasi) Siswa SMK sedang mengasah ketrampilan memasak agar menjadi wirausahawan bidang kuliner (dok.timlo.net/niza novita)

Solo — Angka entrepreneur di Indonesia masih minim jika dibandingkan dengan negara lainnya. Pasalnya iklim kewirausahaan di negara Indonesia masih mencapai 1,56 persen dari jumlah penduduk di Indonesia.

Pencapaian prosentase tersebut membuat negara Indonesia tertinggal jauh dengan negara tetangga. Hasil data tahun 2012 dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) menyebutkan, Amerika Serikat (AS) menunjukkan angka 11,7 % dari total penduduknya, sementara Jepang jumlah wirausahanya mencapai 10 %, Singapura 7 % , dan Malaysia 5%.

Data tersebut dipaparkan M Husin Syarbini STP, professional baking consultant, trainer and author baking dalam seminar “Peluang Usaha di Industri Bakery”, yang digelar di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Surakarta, Sabtu (26/1).

Dijelaskan, di negara Indonesia sebenarnya banyak peluang yang bisa digarap oleh seorang wirausaha. Tapi sangat disayangkan minat wirausaha di Indonesia masih rendah. “Dua tahun lalu Indonesia masih mencapai di angka 0,18% namun perlahan jumlah wirausaha di Indonesia mulai merangkak naik,” ujarnya.

Menurutnya foodpreneure ini bertujuan untuk mendorong lahirnya jiwa entrepreneur baru di bidang industri makanan. Pasalnya peluang usaha di bidang bakery ini ke depan masih terbuka luas dengan munculnya tren hantaran atau kondangan dengan package roti, dan adanya tren roti sebagai pengganti sarapan pagi.

Disamping itu prediksi angka penjualan roti dan kue tahun 2012 di Indonesia sebanyak Rp 27 triliun. Selain itu dari data Asosiasi Bakeery Indonesia menunjukkan pertumbuhan usaha bakery mencapai 15% dibandingkan di tahun 2011.

Dalam seminar tersebut Husin juga mencoba menularkan semangat untuk berani menggeluti wirausaha. Langkah awal bagi seorang yang ingin berwirausaha adalah memiliki mimpi dan ide yang ditunjang dengan kreativitas, berani mencoba, memilih usaha sesuai hobi atau minat serta mulai dengan modal seadanya.

Tak hanya itu saja, untuk menjadi seorang entrepreneur sukses, harus memiliki mental yang kuat. Artinya setiap mengalami kegagalan harus berani bangkit lagi dan mencoba lagi sambil belajar dari kegagalan. “Pentingnya menjadi entrepreneur adalah mengurangi pengangguran dan untuk tahun 2014 mendatang Indonesia didorong untuk meningkatkan jumlah entrepreneur sebanyak 2% . Nantinya jumlah 1,56% bisa naik menjadi 4,8% di tahun 2014 mendatang,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge