0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jembatan Ambrol, Akses 3 Kecamatan Terputus

Warga Desa Pare Selogiri membersihkan material longsoran. (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Jembatan Cantel di Dusun Cantel, Desa Pidekso, Giriwoyo, Wonogiri ambrol diterjang arus sungai, Jumat (25/1). Akibatnya, akses di 3 kecamatan lumpuh total.

Jembatan Cantel merupakan penghubung antar desa di wilayah Giriwoyo sekaligus menjadi tumpuan bagi keluar-masuknya transportasi penduduk Kecamatan Karangtengah dan Batuwarno. Praktis dengan ambrolnya jembatan, akses antar tiga kecamatan itu menjadi terputus.

Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh, jembatan Cantel berada di atas aliran Sungai Burak. Sungai ini meruakan salah satu anak sungai yang bermuara di DAS (Daerah Aliran Sungai) Bengawan Solo Hulu. Akibat meluapnya aliran sungai, pondasi menjadi bergeser. Dan jembatan dengan panjang 20 meter, lebar 5 meter itu putus di bagian badan tengahnya.

Kades Tukulrejo Giriwoyo, Kenthut Suparyono menyebutkan, jembatan sama sekali tidak bisa dilalui. Tidak oleh kendaraan roda 4, roda 2 bahkan pejalan kaki tidak bisa melewatinya.

” Terputus di bagian tengah jembatan. Jalur antar kecamatan menjadi tak ada aksesnya. Tapi, ada jalan alternatif, yakni melewati desa Tukulrejo, meskipun harus memutar lebih jauh. Tapi ya, hanya jalan rabat, ” terang dia.

Sementara itu, longsoran dengan skala kecil masih pula terjadi. Khususnya di daerah berkontur miring, seperti kecamatan Selogiri sisi selatan yang merupakan lereng perbukitan Gajah Mungkur. Beberapa longsoran bahkan sempat menutupi jalan, contohnya di Desa Pare. Secara swadaya, warga sekitar membersihkan material longsoran, sehingga jalan dapat dilalui kembali.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge