0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Muscab Persis Solo Dapat Lampu Hijau PSSI

Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi Saleh Mukadar (kanan) bersama pengurus harian Pengcab PSSI Solo, di Lojigandrung, Jumat (25/1) malam. (Timlo.net / Aryo)

Solo — PSSI memberikan lampu hijau bagi Pengcab PSSI Solo untuk melaksanakan musyawarah cabang (Muscab) Persis Solo. PSSI sebagai federasi sepakbola tertinggi di Indonesia mempersilahkan bagi Persis Solo untuk menentukan kepengurusan baru, melalui rekomendasi dari Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI Jawa Tengah.

Dalam pertemuan antara Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi Saleh Ismail Mukadar, Ketua Umum KONI Surakarta Gatot Sugihartono, pengurus harian Pengcab PSSI Solo, serta klub internal di Loji Gandrung, Jumat (25/1) malam, disepakati bahwa Muscab Persis Solo tidak perlu mendapat ijin dari PSSI. Namun penyelenggaraan Muscab Persis Solo harus mendapat ijin dan rekomendasi dari Pengprov Jateng.

“Silakan saja kalau memang mau menggelar Muscab sesuai keinginan klub. Tentunya perlu koordinasi dengan Pengprov PSSI Jateng. Muscab itu bukan urusannya PSSI karena Pengcab bukan anggota PSSI, tapi anggota Pengprov. Jadi nggak perlu nunggu Munas PSSI,” terang Saleh Mukadar.

Bahkan Saleh yang mewakili pihak PSSI, meminta agar Ketua Umum Pengcab PSSI/Persis Solo nanti biar diemban oleh pejabat publik seperti Walikota. Menurutnya, hal itu untuk mencegah PSSI Solo terhindar dari berbagai bentuk campur tangan politik. “Seharusnya Ketua Umum Pengcab ditangani pejabat publik, biar menghindari kepentingan-kepentingan politik atau apapun. Tidak haram pejabat publik walikota, bupati, atau gubernur menjabat Ketua Pengcab, toh aturan itu juga tercantum di dalam undang-undang,” tambah Saleh.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Umum KONI Surakarta Gatot Sugihartono. Menurutnya, KONI Kota Solo juga tidak bisa campur tangan terlalu dalam terkait pelaksanaan Muscab Persis Solo. Gatot mengatakan pihaknya akan akan menjembatani rekomendasi dari Pengcab ke Pengprov. “Kami hanya bisa sebatas merekomendasikan ke Pengprov baik itu saat pelaksanaan muscab maupun untuk pelantikan nantinya,” beber Gatot.

Sementara itu, Ketua Harian Pengcab PSSI/Persis Solo, Yosca Herman Soedrajad merespon hasil pertemuan tersebut terkait pelaksanaan muscab Persis dalam waktu dekat. Menurut Yosca nasib muscab Persis baru bisa ditentukan setidaknya pada pekan depan. “Pekan depan baru bisa ditentukan seperti apa pelaksanaan muscab nanti. Seperti Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) akan dibentuk dari nol lagi. Kami juga akan tetap mengundang Pak Rudy (Walikota FX Hadi Rudyatmo selaku Ketua Umum Persis Solo sebelumnya) supaya bisa hadir. Muscab tentunya setelah acara pernikaan putra beliau,” terang Yosca.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge