0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dorr! Residivis Ngeyel Dibedhil Polisi

Residivis jambret berjalan tertatih-tatih setelah ditembak kakinya lantaran melawan saat ditangkap. (Dok.Timlo.net/ Iwan)

Solo — Ucok Defries (28) warga Gandekan RT 4/RW 1, Jebres, Solo seorang residivis jambret terpaksa ditembak kakinya oleh polisi lantaran melakukan perlawanan saat akan ditangkap, Rabu (23/1) lalu.

Dari sumber internal Timlo.net di Polresta Solo, tertangkapnya Ucok berawal dari operasi kejahatan jalanan dan pencurian kendaraan oleh Polresta Solo. Ucok yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) lantas diburu. Hasilnya Ucok ditangkap di kawasan Kalitan. Namun, saat akan ditangkap, Ucok malah melakukan perlawanan. Polisi terpaksa menembak kakinya.

Kapolresta Solo Kombes Pol Asdjima’in melalui Kasat Reskrim Polresta Solo Kompol Edi Suranta Sitepu menjelaskan, Ucok merupakan DPO pelaku pencurian di kawasan kos Khasanah, Mojosongo, Jebres, 10 kali aksi jambret dan pencurian rumah kosong di Jebres, 4 lokasi lain di kawasan Banjasari Solo serta 7 lokasi di Laweyan.

“Pelaku ini pernah ditahan kasus serupa tahun 2007 silam dan tahun 2009 dengan kasus yang sama sehingga pihaknya tetap menindak tegas bagi pelaku yang masih nekat,” jelas Kompol Edi Sitepu saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon, Jumat (25/1) siang.

Sementara, dalam pemeriksaan pihak kepolisian pelaku mengaku beberapa kali beraksi dengan peran yang berganti-ganti pasangan. Hasil kejahatan tersebut dibagi rata setelah barang kejahatan laku dijual.

“Rata-rata dapat bagian antara Rp 200 ribu hingga Rp 2 jutaan, uang digunakan untuk makan,” ujar Ucok yang kedua kakinya pernah merasakan timah panas ini.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge