0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

NPC Segera Hengkang dari KONI

Solo — Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Selasa – Rabu (22-23/1) di Kota Solo, merekomndasi agar terlepas dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Rakernas yang berkembang menjadi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), menghasilkan kesepakatan agar NPC lebih baik keluar dari KONI.

Ketua I Bidang Organisasi NPC Indonesia, Rio Suseno kemarin mengatakan, NPC di seluruh provinsi di Indonesia memang sepakat untuk meminta keluar dari KONI. Adapun rekomendasi yang dipilih untuk keluar dari KONI,  tidak lepas dari posisi KONI yang selama ini berada di bawah International Olympic Committee (IOC), sementara untuk olahraga paralympic di tingkat Internasional telah ditangani oleh International Paralympic Committee (IPC) yang setara dengan IOC.

Dengan demikian, seharusnya NPC Indonesia pun berada langsung di bawah IPC dan setara dengan KONI. “Rekomendasi agar NPC segera lepas dari KONI tersebut adalah kesepakatan dari 33 NPC Provinsi dan merupakan salah satu poin penting dari Munaslub,” ucap Rio.

“Hasil dari munaslub kemarin, juga menganggap KONI sudah tidak berwenang lagi untuk menangani permasalahan di NPC sebagai induk organisasi olahraga penyandang cacat. Justru NPC seharusnya setara dengan KONI,” lanjut Rio.

Namun demikian, menurut Rio rekomendasi tersebut tidak dapat seketika langsung disahkan. Butuh persetujuan dari NPC pusat sebagai induknya. “Tentu tidak dapat langsung dan terburu-buru. Harus menunggu momen yang tepat. Bagaimanapun juga KONI juga sudah menjadi bapak dari NPC sejak lama,” tandasnya.

Presiden NPC Indonesia, Senny Marbun menanggapi wacana tersebut, menurutnya rencana itu bahkan sudah berhembus lima tahun lalu. Apalagi, permasalahan cabang olahraga penyandang cacat tersebut juga tertuang di dalam undang-undang, yakni UU No 3 Tahun 2005.

“Ini sudah ada dalam UU dimana setiap Pengcab olahraga yang menangani olahraga penyandang cacat ditangani langsung oleh organisasi khusus penyandang cacat. Karenanya memang sebaiknya dari NPC segera melepaskan diri dari KONI,” terang Senny.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge