0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anggota DPRD Sragen Gugat Gubernur Bibit

Gubernur Jateng, Bibit Waluyo (dok.timlo.net/aris arianto)

Sragen — Anggota DPRD Sragen Mahmudi Tohpati, mempraperadilankan Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo. Gugatan diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, Rabu (23/1).

Langkah tersebut terpaksa ditempuh Mahmudi, karena Bibit telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) pemberhentiannya dari keanggotaan DPRD Sragen periode 2009-2014. Tindakan Bibit itu dianggap telah melampaui batas kewenangannya sebagai gubernur.

Mahmudi menyatakan, pemberhentian dirinya melalui SK Gubernur No 170/I/2013, tanggal 7 Januari 2013 tentang Pemberhentian Antar Waktu (PAW) dirinya dari anggota DPRD Sragen adalah cacat hukum. Selain mematikan karier politiknya, SK Gubernur tersebut dinilai janggal  dan mengabaikan hak-haknya sebagai warga negara maupun anggota DPRD.

“SK itu akan mematikan karier politik saya dan mengabaikan hak saya baik sebagai anggota DPRD ataupun sebagai warga negara,”kata Mahmudi Tohpati yang juga anggota Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Dia mengungkapkan, kejanggalan itu terlihat pada penerbitan SK yang tanpa melalui proses dan mekanisme yang diatur undang-undang. Karena sesuai dalam PP No. 16 tahun 2010, putusan pemberhentian mestinya diterbitkan setelah terlebih dahulu dilakukan proses klarifikasi, verifikasi, pengajuan saksi, dan bukti-bukti darinya sebagai terlapor.

Selain iu, Mahmudi juga mempertanyakan proses pengajuan pemberhentian dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Sragen, pimpinan dan Bupati. Alasannya, semua putusan mulai dari BK hingga Bupati mengenai usulan pemberhentian dirinya juga lahir tanpa melalui mekanisme yang diatur dalam PP.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge