0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lereng Merapi-Merbabu Rawan Longsor, Bupati: Waspadalah!

(Ilustrasi Foto) Warga membersihkan sisa longsoran di jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) beberapa waktu lalu. (Dok.Timlo.net/ nanin)

Boyolali — Hujan yang terus menguyur wilayah Boyolali terutama di lereng Gunung Merapi-Merbabu sangat berpotensi terjadinya tanah longsor. Potensi tanah longsor di lereng Merapi-Merbabu mulai dari Cepogo hingga Selo hampir merata di seluruh titik. Mengingat tidak adanya tanaman keras di wilayah tersebut ditambah dengan struktur tanah yang gembur memudahkan longsor.

Bupati Boyolali Drs Seno Samudro, mengingatkan kepada masyarakat yang bermukim di lereng Gunung Merapi-Merbabu untuk selalu waspada, terutama saat hujan turun. Mereka diminta untuk menjauh dari tebing bila hujan turun.

“Jangan berada di lokasi yang rawan dengan longsor, untuk sementara menyingkir dulu bila hujan deras tiba,” ungkap Bupati Boyolali Seno Samudro, Kamis (24/1).

Selain itu, bupati juga mengingatkan kepada pengguna jalan untuk waspada bila melintas di Jalur Solo- Selo-Borobudur (SSB) atau antara wilayah Cepogo hingga Selo. Di jalur wisata yang juga merupakan jalur alternatif menuju ke Magelang terdapat banyak titik rawan tanah longsor.

Sementara itu, dalam rangka mempercepat komunikasi antara bupati dan jajaranya terkait dengan bencana, bupati membagikan 34 ponsel kepada 16 kepala dinas dan badan serta empat camat, Juwangi, Cepogo, Selo dan Musuk.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge